Lebih dari 88.000 pelanggan di Hawaii kehilangan aliran listrik pada Sabtu, 15 Agustus 2026, ketika Topan Lala membawa gelombang badai dan angin kencang. Big Island menjadi pulau yang paling terdampak, dengan 63.270 pelanggan masih mengalami pemadaman hingga Sabtu malam.
Kerusakan pada koridor transmisi Pantai Hamakua membuat pemulihan tidak dapat dilakukan secara serentak. Tiang dan struktur kelistrikan di sepanjang jalur sepanjang 42 mil itu dilaporkan tumbang akibat angin yang mencapai 90 mil per jam.
Gangguan tidak hanya terjadi di Big Island, tetapi juga menjalar ke Kabupaten Maui dan Oahu. Di Maui, 15.260 pelanggan terdampak, sementara sekitar 9.500 pelanggan di Oahu kehilangan pasokan listrik.
| Wilayah | Pelanggan Terdampak | Kondisi yang Dilaporkan |
|---|---|---|
| Big Island | 63.270 pelanggan | Koridor transmisi Pantai Hamakua rusak |
| Kabupaten Maui | 15.260 pelanggan | Pemadaman pasokan listrik |
| Oahu | Sekitar 9.500 pelanggan | Jalur transmisi utama rusak akibat angin |
Di Oahu, pemadaman dilaporkan melanda sejumlah kawasan, termasuk Aina Haina, Ewa Beach, Kaimuki, Kalihi, Mapunapuna, Manoa, dan Nuuanu. Gangguan di pulau itu berkaitan dengan kerusakan pada jalur transmisi utama yang diterpa angin kencang.
Pasokan Daya di Big Island Menghadapi Tekanan Tambahan
Hawaiian Electric Company atau HECO menyatakan empat penyedia tenaga listrik independen di Big Island terlepas dari jaringan utama akibat kerusakan badai. Kondisi ini menambah tekanan terhadap sistem kelistrikan ketika ribuan pelanggan masih menunggu pemulihan pasokan.
Empat penyedia tersebut ialah Puna Geothermal Venture, Hamakua Energy Partners, Hawi Renewable Development, dan Pakini Nui. Terputusnya fasilitas-fasilitas itu dari jaringan utama menjadi faktor yang diperhitungkan dalam menjaga keseimbangan sistem.
HECO menyebut terdapat kemungkinan penerapan pelepasan beban atau load shed di Big Island. Langkah itu merupakan pemadaman darurat sementara yang digunakan untuk menjaga kestabilan jaringan saat pasokan dan infrastruktur mengalami gangguan.
Skema pelepasan beban tersebut hanya dapat menyasar pelanggan di Big Island. HECO juga menegaskan langkah itu tidak termasuk dalam Program Penutupan Listrik Keselamatan Publik.
Perbaikan Menunggu Kondisi Cuaca Aman
Petugas telah memulihkan aliran listrik bagi lebih dari 42.000 pelanggan di seluruh wilayah layanan HECO. Namun, pemulihan bagi pelanggan lainnya bergantung pada pemeriksaan kerusakan dan pekerjaan perbaikan yang dilakukan secara bertahap.
Kerusakan pada jaringan transmisi menuntut petugas memeriksa lebih dari sekadar sambungan listrik menuju rumah dan bangunan. Tiang serta struktur yang terdampak di koridor Pantai Hamakua juga perlu dinilai sebelum jaringan dapat dioperasikan kembali dengan aman.
Besarnya dampak di Big Island menunjukkan pentingnya koridor transmisi tersebut bagi distribusi daya di pulau itu. Kerusakan pada jalur utama dapat membatasi penyaluran listrik meski sebagian pasokan tersedia di dalam sistem.
Pemadaman yang menyebar hingga Maui dan Oahu juga memperlihatkan dampak luas cuaca ekstrem terhadap infrastruktur kelistrikan antarpulau. Kelanjutan pemulihan listrik di Hawaii akan bergantung pada meredanya ancaman cuaca serta keberhasilan perbaikan jaringan yang rusak.






