Juventus berpeluang mendapatkan tambahan kekuatan di lini belakang dan tengah dari satu klub yang sama. AC Milan dikabarkan membuka kemungkinan melepas Fikayo Tomori serta Youssouf Fofana pada bursa transfer musim panas 2026.
Situasi tersebut muncul karena kedua pemain disebut tidak lagi masuk dalam rencana pelatih Ruben Amorim. Namun, peluang Juventus merekrut mereka tetap bergantung pada kemampuan klub Turin mengajukan tawaran yang sesuai.
Ketertarikan terhadap dua pemain ini hadir ketika Juventus juga masih mencari penjaga gawang baru. Artinya, Bianconeri harus membagi perhatian dan anggaran untuk beberapa kebutuhan penting dalam skuad.
Prioritas Kiper Belum Berubah
Juventus sebelumnya nyaris meminjam Zion Suzuki, kiper tim nasional Jepang, dari Paris Saint-Germain. Rencana itu gagal terwujud setelah kesepakatan transfer Suzuki ke PSG batal dan sang pemain kemudian beralih ke Aston Villa.
Guglielmo Vicario dari Tottenham Hotspur lalu disebut masuk dalam pertimbangan Juventus. Vicario dikabarkan dipinggirkan oleh pelatih Roberto De Zerbi, meski belum ada kepastian mengenai langkah Juventus untuk merekrutnya.
Pencarian kiper menunjukkan bahwa transfer Tomori maupun Fofana belum tentu menjadi prioritas paling awal. Meski demikian, kesempatan mendapatkan dua pemain berpengalaman dari AC Milan dapat menjadi opsi yang menarik bagi Juventus.
Dua Nama dengan Nilai Berbeda
| Pemain | Posisi | Situasi di AC Milan | Nilai yang Disebut |
|---|---|---|---|
| Fikayo Tomori | Bek | Tidak lagi masuk rencana Ruben Amorim | 15 juta euro |
| Youssouf Fofana | Gelandang | Masuk daftar pemain yang berpotensi dilepas | 20 juta euro |
Fofana menjadi pemain yang lebih dahulu dikaitkan dengan langkah konkret dari Juventus. Menurut Football Italia, Juventus telah melakukan kontak informal kepada AC Milan mengenai kemungkinan transfer gelandang tim nasional Perancis tersebut.
Pemain berusia 27 tahun itu disebut dihargai sekitar 20 juta euro. Posisi Fofana di Milan dikabarkan terancam karena Amorim ingin memberi peran yang lebih besar kepada Ardon Jashari di lini tengah.
Juventus tidak menjadi satu-satunya klub yang memantau situasi Fofana. Sejumlah klub dari Liga Inggris dan Liga Spanyol juga dilaporkan menaruh minat, sehingga persaingan untuk mendapatkannya dapat berlangsung lebih rumit.
Belum ada informasi mengenai penawaran resmi Juventus kepada AC Milan untuk Fofana. Jika transfer itu terwujud, sang gelandang berpeluang tetap melanjutkan kariernya di Liga Italia bersama klub lain.
Tomori Berpotensi Jadi Persoalan Sensitif
Selain Fofana, Juventus turut memasukkan Tomori ke dalam radar transfer. Bek mantan Chelsea itu masih terikat kontrak dengan AC Milan hingga musim panas 2027 dan disebut dapat didatangkan dengan nilai sekitar 15 juta euro.
Perubahan posisi Tomori dikaitkan dengan kedatangan Mario Gila dari Lazio pada musim panas 2026. Kehadiran bek baru itu disebut membuat Tomori tidak lagi memperoleh tempat dalam skuad asuhan Amorim.
AC Milan dikabarkan lebih memilih menjual Tomori ke klub di luar Italia. Rossoneri disebut enggan memperkuat pesaing langsung di kompetisi domestik, sehingga negosiasi dengan Juventus berpotensi menghadapi hambatan tersendiri.
Meski ada preferensi untuk menjualnya ke luar negeri, peluang kepindahan Tomori ke Juventus belum tertutup sepenuhnya. Tawaran konkret dari Bianconeri akan menjadi faktor penting dalam menentukan arah masa depan bek tersebut.
Perombakan Skuad Milan
Tomori dan Fofana bukan satu-satunya pemain yang disebut tidak masuk dalam proyeksi Amorim. Christopher Nkunku serta David Odogu juga dikabarkan berada di luar rencana pelatih dalam penyusunan komposisi baru Milan.
Di sisi lain, AC Milan masih menunggu tawaran konkret untuk Rafael Leao, Santiago Gimenez, dan Pervis Estupinan. Kondisi tersebut membuat bursa transfer Rossoneri berpotensi memengaruhi sejumlah posisi sekaligus, termasuk peluang Juventus memburu Tomori dan Fofana.






