Jaringan listrik di Flores telah pulih sekitar 98,3 persen setelah gempa M 7,7 pada Sabtu (15/8/2026) pagi. PT PLN (Persero) menyatakan 58 dari 59 penyulang yang terdampak kini kembali beroperasi.
Meski sebagian besar jaringan telah menyala, pemulihan belum menjangkau seluruh pelanggan terdampak. Hingga pembaruan Minggu (16/8/2026), sekitar 88 persen pelanggan kembali memperoleh aliran listrik.
Hambatan utama berada di sejumlah lokasi yang aksesnya tertutup longsor. Petugas juga masih menangani tiang listrik roboh sebelum layanan dapat dinormalkan sepenuhnya secara aman.
Gangguan listrik terjadi ketika gempa berdampak pada sejumlah pembangkit dan gardu induk di Pulau Flores. PLN memulihkan pembangkit secara bertahap agar pasokan kembali menopang aktivitas masyarakat serta layanan di wilayah terdampak.
Korban dan kerusakan masih ditangani
Pemulihan kelistrikan berlangsung di tengah dampak besar gempa terhadap warga Nusa Tenggara Timur. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat 47 orang meninggal dunia hingga Sabtu (15/8/2026) pukul 18.48 WIB.
Korban meninggal paling banyak tercatat di Manggarai dengan 24 orang, disusul Manggarai Timur sebanyak 17 orang. Sikka mencatat tiga korban meninggal, sedangkan Ngada dan Ende masing-masing satu orang.
Petugas juga mengevakuasi korban luka-luka dan memberikan perawatan medis. Selain korban jiwa, kerusakan bangunan meluas ke rumah warga dan berbagai fasilitas layanan publik.
| Jenis kerusakan | Jumlah | Keterangan |
|---|---|---|
| Rumah rusak berat | 157 unit | Data sementara BNPB |
| Rumah rusak sedang | 41 unit | Data sementara BNPB |
| Rumah rusak ringan | 148 unit | Data sementara BNPB |
BNPB turut mencatat kerusakan pada 87 fasilitas pendidikan, 18 fasilitas kesehatan, lima tempat ibadah, dan enam kantor. Sejumlah fasilitas umum lain juga terdampak oleh gempa tersebut.
Gardu induk kembali dioperasikan
Normalisasi sistem kelistrikan didukung oleh pengaktifan kembali 11 gardu induk yang sebelumnya tidak beroperasi. Pemulihan gardu induk menjadi bagian penting untuk menyalurkan pasokan listrik ke lebih banyak wilayah di Flores.
| Komponen terdampak | Status pemulihan | Rincian |
|---|---|---|
| Penyulang listrik | Hampir seluruhnya pulih | 58 dari 59 penyulang beroperasi |
| Pelanggan terdampak | Dipulihkan bertahap | Sekitar 88 persen kembali terlayani |
| Gardu induk | Kembali beroperasi | 11 gardu induk dipulihkan |
Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo berada di Labuan Bajo untuk menangani gangguan kelistrikan yang muncul setelah gempa. Menurutnya, pengerahan personel dilakukan segera setelah bencana terjadi.
“Tim PLN langsung bergerak cepat mengatasi kondisi sistem kelistrikan yang sempat terdampak karena terjadinya bencana gempa,” kata Darmawan. Pernyataan tersebut dikutip money.kompas.com dari laporan Antara pada Minggu.
PLN menargetkan hampir seluruh pelanggan dapat kembali menikmati listrik pada Minggu (16/8/2026). Namun, penyelesaian gangguan tersisa tetap bergantung pada penanganan titik longsor dan penggantian tiang yang roboh.
Aliran listrik yang pulih diperlukan untuk mendukung kegiatan warga serta layanan di daerah terdampak gempa. Personel PLN masih bekerja intensif untuk memastikan jaringan yang dinyalakan kembali tetap aman bagi masyarakat.






