Harga jual dolar AS melalui kanal bank notes di BNI mencapai Rp 18.910 per dolar AS pada Selasa pagi, 18 Agustus 2026. Angka tersebut menjadi kurs jual tertinggi di antara data perbankan yang tersedia pada pagi itu.
Nilai tersebut berbeda cukup lebar dari kurs pasar yang berada di Rp 17.850 per dolar AS pada awal perdagangan. Perbedaan ini menunjukkan pentingnya nasabah memeriksa jenis kanal transaksi sebelum melakukan pembelian maupun penjualan valuta asing.
Kurs Jual Dolar Berbeda Menurut Kanal Transaksi
Setiap bank menetapkan harga beli dan jual yang tidak sama untuk layanan digital, transfer telegrafis, maupun uang fisik. Kurs beli merupakan harga saat bank membeli dolar dari nasabah, sedangkan kurs jual berlaku ketika bank menjual dolar kepada nasabah.
| Bank | Jenis Kurs | Beli | Jual |
|---|---|---|---|
| BCA | e-Rate | Rp 17.838 | Rp 17.858 |
| BCA | TT Counter | Rp 17.660 | Rp 17.940 |
| BCA | Bank Notes | Rp 17.660 | Rp 17.940 |
| Bank Mandiri | Special Rate | Rp 17.825 | Rp 17.855 |
| Bank Mandiri | TT Counter dan Bank Notes | Rp 17.610 | Rp 17.910 |
| BRI | Kurs dolar AS | Rp 17.738 | Rp 17.889 |
| BNI | Special Rates | Rp 17.837 | Rp 17.867 |
| BNI | TT Counter | Rp 17.610 | Rp 17.910 |
| BNI | Bank Notes | Rp 17.610 | Rp 18.910 |
BNI mencatat kurs beli bank notes sebesar Rp 17.610 per dolar AS, sementara harga jualnya dipatok Rp 18.910. Untuk layanan TT Counter, BNI memasang kurs beli Rp 17.610 dan kurs jual Rp 17.910 per dolar AS.
Pada special rates, BNI menawarkan kurs beli Rp 17.837 dan kurs jual Rp 17.867 per dolar AS pada pukul 09.05 WIB. Selisih antarjenis layanan tersebut memperlihatkan bahwa harga dolar yang diterima nasabah tidak selalu mengikuti satu patokan yang sama.
Rupiah Dibuka Melemah 52 Poin
Di pasar, kurs rupiah dibuka pada level Rp 17.850 per dolar AS pada Selasa, 18 Agustus 2026. Posisi itu melemah 52 poin atau 0,29 persen dibandingkan penutupan sebelumnya.
Data Bloomberg yang dikutip Investor Daily pada pukul 09.05 WIB mencatat level tersebut sebagai patokan pergerakan mata uang domestik pada awal perdagangan. Kurs pasar ini perlu dibedakan dari kurs bank yang ditetapkan masing-masing perbankan untuk kebutuhan transaksi nasabah.
BCA menetapkan e-Rate beli dolar AS sebesar Rp 17.838 dan kurs jual Rp 17.858 pada pukul 09.12 WIB. Sementara itu, tarif TT Counter dan bank notes BCA tercatat Rp 17.660 untuk pembelian serta Rp 17.940 untuk penjualan.
Bank Mandiri memasang special rate beli Rp 17.825 dan jual Rp 17.855 per dolar AS. Pada layanan TT Counter dan bank notes, kurs belinya Rp 17.610 dengan kurs jual Rp 17.910.
BRI pada pukul 09.15 WIB menetapkan harga beli dolar AS Rp 17.738 per dolar AS. Harga jual di bank tersebut berada di Rp 17.889 per dolar AS.
Nasabah Perlu Memeriksa Kurs yang Berlaku
Selisih antara kurs beli dan jual merupakan bagian dari penetapan harga pada tiap bank dan kanal transaksi. Karena itu, transaksi melalui layanan digital, loket TT Counter, maupun bank notes dapat menghasilkan nilai yang berbeda.
Data kurs tersebut merupakan penetapan pada waktu pembaruan masing-masing bank pada pagi hari. Nasabah yang akan bertransaksi dolar AS perlu memperhatikan jenis layanan serta kurs yang tercantum saat transaksi dilakukan.






