Kalah 0-3 dari Arsenal, Rekor Tiga Gelar Menjaga Harapan Manchester City

Kekalahan di Community Shield tidak selalu menjadi pertanda buruk bagi Manchester City. Dalam tiga musim sebelumnya saat gagal menang di ajang tersebut, The Citizens justru menutup kompetisi dengan gelar Liga Inggris.

Catatan itu menjadi latar penting setelah City kalah 0-3 dari Arsenal pada Minggu (16/8). Arsenal tampil lebih efektif melalui gol Riccardo Calafiori, Kai Havertz, dan Martin Odegaard.

Hasil tersebut memang menjadi awal yang berat bagi Manchester City pada era Enzo Maresca. Namun, riwayat mereka menunjukkan bahwa hasil Community Shield tidak otomatis menentukan perjalanan sebuah musim liga.

Rekor Kekalahan yang Berujung Gelar

Menurut catatan yang dikutip sport.detik.com dari Mirror, City pernah mengalami tiga kekalahan Community Shield dalam rentang tiga musim. Pada setiap musim itu, mereka tetap mampu finis sebagai juara Premier League.

MusimLawan di Community ShieldHasil Akhir Musim
2021/22Leicester CityJuara Premier League
2022/23LiverpoolJuara Premier League
2023/24ArsenalJuara Premier League

Pada musim 2021/22, City kalah dari Leicester City sebelum kemudian mengangkat trofi liga. Pola yang sama kembali terlihat ketika mereka menghadapi Liverpool pada musim 2022/23.

Arsenal juga pernah mengalahkan City di Community Shield musim 2023/24. City kemudian merespons kekalahan itu dengan kembali menjadi juara Liga Inggris pada akhir kompetisi.

Rangkaian tersebut memberi dasar optimisme bagi City setelah kekalahan terbaru dari Arsenal. Meski begitu, catatan masa lalu tidak serta-merta menghilangkan persoalan yang harus dibenahi tim.

Tantangan Baru di Bawah Maresca

Enzo Maresca memulai tugasnya dengan situasi skuad yang mengalami perubahan. City perlu menemukan keseimbangan permainan baru, terutama setelah kepergian Rodri meninggalkan lubang besar di tim.

Anderson dan sejumlah pemain baru juga masih membutuhkan waktu untuk beradaptasi. Kebutuhan itu membuat hasil 0-3 dari Arsenal terasa lebih berat daripada sekadar kekalahan dalam laga pembuka.

City tidak hanya dituntut memperbaiki hasil, tetapi juga perlu membangun kembali konsistensi permainan. Proses tersebut akan menjadi salah satu pekerjaan utama Maresca sepanjang musim.

Persaingan Liga Inggris musim 2026/27 diperkirakan berlangsung ketat dengan hadirnya banyak manajer baru. Kondisi itu membuat peluang Manchester City tidak bisa hanya bergantung pada pola keberhasilan di masa lalu.

Community Shield pada akhirnya menjadi ujian awal, bukan penilaian final atas kemampuan sebuah tim. City kini akan berupaya membuktikan bahwa kekalahan dari Arsenal dapat diikuti kebangkitan seperti yang pernah terjadi sebelumnya.

Baca Juga