Delapan Trofi Belum Cukup, Calhanoglu Bidik Dominasi Baru Inter di Serie A

Delapan trofi bersama Inter Milan belum membuat Hakan Calhanoglu menurunkan targetnya. Gelandang asal Turki itu masih menjadikan dominasi Serie A sebagai sasaran utama timnya pada musim ini.

Ambisi tersebut muncul ketika Inter dituntut mempertahankan keberhasilan domestik yang diraih pada musim lalu. Nerazzurri menutup musim pertama Christian Chivu sebagai pelatih dengan gelar Liga Italia dan Coppa Italia.

Target Scudetto tetap utama

Calhanoglu menegaskan Inter tidak boleh berhenti bersaing setelah mengoleksi berbagai gelar dalam lima tahun terakhir. Ia ingin tim tetap memiliki kebiasaan mengejar setiap trofi yang tersedia.

“Tujuannya selalu untuk terus mendominasi liga. Saya sudah berada di sini selama lima tahun, memenangkan delapan trofi, dan mencapai dua final Liga Champions,” kata Calhanoglu seperti dikutip Football Italia.

Gelar Liga Champions memang belum berhasil didapatkan Inter meski tim itu dua kali menembus partai final. Namun, kegagalan di panggung Eropa tidak mengurangi dorongan Calhanoglu untuk kembali memburu trofi tersebut.

“Saya berharap kami bisa memenangkannya, tetapi begitulah sepak bola. Kami akan kembali berusaha memenangkan Scudetto dan terus meraih trofi,” lanjut pemain bernomor punggung delapan itu.

Kontribusi besar dari lini tengah

Peran Calhanoglu tetap penting meski Inter mengalami pergantian pelatih dari Simone Inzaghi ke Christian Chivu. Pada musim perdana Chivu, gelandang berusia 32 tahun itu menjadi salah satu pemain paling konsisten di dalam skuad.

Ia menyumbang 12 gol dan tujuh assist dari 30 pertandingan di semua kompetisi pada musim lalu. Produktivitas tersebut hadir saat Inter mengamankan dua piala domestik dalam satu musim.

CatatanData Calhanoglu
Musim lalu12 gol dan 7 assist dalam 30 pertandingan
Bersama Inter Milan212 penampilan, 50 gol, dan 39 assist
Koleksi trofi2 Liga Italia, 3 Coppa Italia, dan 3 Supercoppa

Lima tahun membangun pengaruh di Inter

Musim ini menjadi tahun kelima Calhanoglu membela Inter setelah meninggalkan AC Milan pada 2021. Selama periode tersebut, ia telah mencatatkan 212 penampilan dengan 50 gol dan 39 assist.

Angka itu menunjukkan pengaruhnya tidak hanya berada dalam pengaturan permainan dari sektor tengah. Calhanoglu juga memberi dampak langsung terhadap produktivitas gol tim.

Koleksi delapan trofinya bersama Inter terdiri atas dua gelar Liga Italia, tiga Coppa Italia, dan tiga Supercoppa. Selain menambah gelar domestik, ia juga ikut membawa Nerazzurri mencapai dua final Liga Champions.

Tantangan pada era Christian Chivu

Keberhasilan musim lalu membuat standar Inter semakin tinggi pada kompetisi domestik. Mempertahankan gelar Liga Italia menjadi tantangan berikutnya bagi tim di bawah arahan Christian Chivu.

Dalam situasi perubahan kepelatihan, pengalaman Calhanoglu menjadi salah satu modal penting bagi Inter. Ia berharap musim kelimanya bersama klub diisi dengan Scudetto serta tambahan trofi lain.

Baca Juga