Jonatan Christie memastikan langkah ke babak 32 besar Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2026 setelah menundukkan Matthias Kicklitz dalam dua gim langsung. Pebulu tangkis Indonesia itu menang 21-15, 21-14 dalam pertandingan yang berlangsung selama 36 menit.
Kemenangan di Indra Gandhi Indoor Stadium, New Delhi, India, tersebut menjaga catatan sempurna Jojo atas wakil Jerman itu. Dalam dua pertemuan mereka di Kejuaraan Dunia, Kicklitz belum mampu merebut satu gim pun dari tunggal putra Indonesia tersebut.
Hasil terbaru membuat Jojo unggul 2-0 dalam rekor pertemuan melawan Kicklitz. Sebelumnya, ia juga mengalahkan lawannya itu pada Kejuaraan Dunia 2025 dengan skor 21-15 dan 21-5.
| Pertemuan | Pemenang | Skor |
|---|---|---|
| Kejuaraan Dunia 2026 | Jonatan Christie | 21-15, 21-14 |
| Kejuaraan Dunia 2025 | Jonatan Christie | 21-15, 21-5 |
Menurut Kompas.com, Jojo mampu membangun keunggulan lebih awal pada kedua gim pertandingan di New Delhi. Pola itu menjadi faktor penting karena Kicklitz beberapa kali berupaya memangkas jarak melalui serangan cepat.
Pada gim pertama, Jojo membuka laga dengan gerakan tipuan yang menghasilkan poin pertama. Ia kemudian meraih tiga angka beruntun untuk membentuk keunggulan sejak fase awal pertandingan.
Kicklitz sempat mendapat peluang saat bola tanggung dari Jojo dapat diselesaikan dengan smes keras. Namun, Jojo yang menempati peringkat ketiga dunia segera memperketat pertahanan dan mengendalikan reli.
Keunggulan Jojo semakin terlihat ketika interval gim pertama ditutup dengan skor 11-6. Pertahanannya yang rapat membatasi ruang serang Kicklitz untuk mengejar perolehan angka.
Setelah jeda, Jojo sempat melakukan sejumlah kesalahan, termasuk pukulan yang membentur net. Ia mampu mengembalikan kendali melalui penempatan shuttlecock yang cermat hingga jarak poin kembali melebar menjadi 13-7.
Serangan cepat Kicklitz kembali memicu beberapa kesalahan dari Jojo pada sisa gim pertama. Meski demikian, Jojo tetap tenang dan menutup gim pembuka dengan keunggulan enam poin, 21-15.
Dominasi Jojo berlanjut pada gim kedua ketika ia kembali mengawali permainan dengan tiga poin beruntun. Kombinasi smes tajam dan lucky ball kemudian membawanya memimpin 9-4.
Jojo menutup interval gim kedua dengan keunggulan 11-5. Situasi itu menegaskan kemampuannya menjaga ritme permainan setelah lebih dahulu membangun jarak angka yang cukup aman.
Kicklitz tidak berhenti memberikan tekanan dan sempat memangkas selisih hingga tinggal dua angka. Momentum tersebut muncul ketika akurasi Jojo menurun akibat beberapa pukulan yang terlalu keras.
Jojo kemudian memanfaatkan kesalahan lawan yang gagal melewati net untuk kembali menjauh. Keunggulannya berkembang menjadi 13-9 sebelum ia mengakhiri gim kedua dengan skor 21-14.
Di babak 32 besar, Jojo akan menghadapi pemenang pertandingan antara Jia Heng Teh dari Singapura dan Fabio Caponio dari Italia. Laga berikutnya menjadi ujian lanjutan bagi Jojo untuk mempertahankan permainan solid yang ditunjukkannya saat menghadapi Kicklitz.
Kemenangan tanpa kehilangan gim memberi Jojo modal penting untuk melanjutkan perjalanan di Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2026. Kemampuan menggabungkan pertahanan kokoh, serangan tajam, dan penempatan bola efektif kembali menjadi kekuatan utama dalam laga pembukanya.






