Harga emas Antam menutup pekan kedua Agustus 2026 di Rp2.675.000 per gram, atau lebih rendah Rp15.000 dibandingkan pembukaan pekan. Pelemahan sebesar 0,55 persen itu terjadi setelah harga sempat mencapai Rp2.710.000 per gram, level tertinggi selama periode tersebut.
Rentang pergerakan harga dalam enam hari pencatatan mencapai Rp46.000 per gram, dari titik tertinggi hingga terendah. Kondisi ini menunjukkan perubahan harga yang cukup tajam sebelum pasar memasuki akhir pekan.
Berbeda dengan harga jual, nilai buyback emas Antam justru meningkat selama periode yang sama. Harga beli kembali naik dari Rp2.511.000 per gram pada Senin menjadi Rp2.525.000 per gram pada Sabtu.
Perbedaan arah tersebut membuat pemilik emas perlu membedakan antara harga jual produk dan nilai yang diterima saat melakukan buyback. Pada pekan ini, harga jual melemah secara mingguan meski harga beli kembali bergerak naik.
Pergerakan Harga Berubah Cepat
Berdasarkan grafik resmi Logam Mulia Antam yang dikutip Detik Finance, harga dibuka pada Rp2.690.000 per gram pada Senin, 10 Agustus 2026. Posisi pembukaan itu tercatat tidak berubah dari harga sebelumnya.
Penguatan terjadi sehari kemudian ketika harga naik Rp20.000 menjadi Rp2.710.000 per gram pada Selasa. Namun, kenaikan tersebut tidak bertahan karena harga kembali turun Rp30.000 pada Rabu.
| Hari | Harga per Gram | Perubahan Harian |
|---|---|---|
| Senin, 10 Agustus 2026 | Rp2.690.000 | Stagnan |
| Selasa | Rp2.710.000 | Naik Rp20.000 |
| Rabu | Rp2.680.000 | Turun Rp30.000 |
| Kamis | Rp2.700.000 | Naik Rp20.000 |
| Jumat | Rp2.664.000 | Turun Rp36.000 |
| Sabtu, 15 Agustus 2026 | Rp2.675.000 | Naik Rp11.000 |
Harga kemudian sempat pulih pada Kamis dan kembali menyentuh Rp2.700.000 per gram. Pemulihan itu belum mampu membawa harga kembali ke puncak yang dicapai pada Selasa.
Tekanan terkuat muncul pada Jumat saat harga turun Rp36.000 menjadi Rp2.664.000 per gram. Angka itu menjadi titik terendah harga emas Antam dalam catatan pekan kedua Agustus 2026.
Pada Sabtu, 15 Agustus 2026, harga naik kembali Rp11.000 per gram ke posisi Rp2.675.000. Meski ada pemulihan menjelang penutupan, nilainya masih berada di bawah harga pembukaan Senin.
Buyback Naik Saat Harga Jual Melemah
Kenaikan buyback emas Antam menjadi salah satu kontras utama dalam pergerakan pekan ini. Dari Rp2.511.000 per gram pada awal pekan, harga beli kembali meningkat Rp14.000 menjadi Rp2.525.000 per gram pada Sabtu.
Harga buyback merupakan nilai yang menjadi acuan ketika pemilik menjual kembali emasnya. Nilai ini tidak selalu bergerak sama dengan harga jual emas batangan kepada konsumen.
Dengan harga buyback Sabtu sebesar Rp2.525.000 per gram, transaksi penjualan kembali dalam jumlah besar juga perlu memperhatikan ketentuan perpajakan. Aturan tersebut berlaku berdasarkan nominal total transaksi, bukan semata-mata harga per gram.
Pajak untuk Transaksi di Atas Rp10 Juta
Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 81 Tahun 2024, transaksi buyback di atas Rp10.000.000 dikenai PPh Pasal 22 sebesar 1,5 persen. Pemotongan pajak dilakukan langsung dari nilai transaksi saat buyback dilaksanakan.
Ketentuan PPh Pasal 22 tersebut berlaku apabila nilai penjualan kembali melampaui batas Rp10.000.000. Oleh karena itu, pemilik emas perlu menghitung nilai total buyback sebelum melakukan transaksi, terutama ketika menjual dalam jumlah lebih dari satu gram.
Data mingguan ini memperlihatkan harga emas Antam sempat menguat tajam pada awal pekan, lalu terkoreksi lebih dalam menjelang penutupan. Kenaikan pada Sabtu belum cukup menghapus penurunan yang terjadi dibandingkan posisi awal perdagangan pekan.






