Harga Emas Antam Masih Jauh dari Rekor, Pekan Ini Bisa Turun ke Rp 2,52 Juta

Harga Emas Antam berpeluang mengalami koreksi hingga Rp 2.520.000 per gram dalam sepekan, meski sebelumnya baru mencatat kenaikan. Pergerakan ini menjadi perhatian karena harga terakhir masih berada jauh di bawah rekor tertinggi yang dicapai pada Januari 2026.

Proyeksi tersebut disampaikan Direktur PT Traze Andalan Futures, Ibrahim Assuaibi, yang melihat ruang pergerakan harga cukup lebar. Dalam skenario penguatan, emas Antam juga berpotensi naik hingga Rp 2.830.000 per gram.

Pada Sabtu, 15 Agustus 2026, harga emas Antam naik Rp 11.000 menjadi Rp 2.675.000 per gram. Kenaikan itu belum mengembalikan harga ke level puncak Rp 3.168.000 per gram yang tercatat pada 29 Januari 2026.

Posisi Rp 2.675.000 per gram masih terpaut 15,56% dari rekor tertinggi tersebut. Namun, harga saat ini tetap lebih tinggi dibandingkan Rp 2.488.000 per gram pada 1 Januari 2026.

Dengan perbandingan terhadap awal tahun, Harga Emas Antam masih mencatat kenaikan 7,51%. Data ini menunjukkan penguatan akhir pekan belum menghapus risiko perubahan harga pada perdagangan berikutnya.

Rentang Harga yang Diproyeksikan

Ibrahim memperkirakan koreksi harian dapat membawa harga emas Antam ke Rp 2.661.000 per gram pada Senin, 16 Agustus 2026. Jika tekanan berlanjut, level Rp 2.520.000 per gram menjadi batas bawah yang diproyeksikan untuk periode sepekan.

Potensi PergerakanLevel HargaPeriode
KoreksiRp 2.661.000 per gramSenin, 16 Agustus 2026
Koreksi lanjutanRp 2.520.000 per gramDalam sepekan
KenaikanRp 2.701.000 per gramPotensi berikutnya
Kenaikan lanjutanRp 2.830.000 per gramPotensi berikutnya

Di sisi lain, peluang kenaikan masih terbuka dengan target awal Rp 2.701.000 per gram. Apabila penguatan berlanjut, harga berpotensi menuju Rp 2.830.000 per gram.

Rentang Rp 2.520.000 hingga Rp 2.830.000 per gram menggambarkan ketidakpastian arah harga selama pekan ini. Investor perlu mencermati perubahan harga karena proyeksi penurunan dan kenaikan sama-sama masih tersedia.

Buyback Ikut Menguat

Selain harga jual, Buyback Emas Antam juga mengalami kenaikan pada Sabtu, 15 Agustus 2026. Harga beli kembali bertambah Rp 15.000 menjadi Rp 2.525.000 per gram.

Perbedaan antara harga jual Rp 2.675.000 per gram dan harga buyback Rp 2.525.000 per gram perlu diperhatikan dalam transaksi. Harga buyback menjadi acuan bagi pemilik emas yang ingin menjual kembali logam mulianya.

Ketentuan Pajak Transaksi

Pembelian maupun penjualan kembali emas memiliki ketentuan pajak yang berbeda. Aturan tersebut mengacu pada Peraturan Menteri Keuangan Nomor 34/PMK.10/2017.

Untuk transaksi Buyback Emas Antam di atas Rp 10 juta, berlaku PPh 22 Emas sebesar 1,5% bagi pemilik NPWP. Tarif untuk penjual tanpa NPWP mencapai 3%.

Pembelian emas juga dikenai PPh 22 Emas dengan tarif 0,45% bagi pemilik NPWP. Pembeli yang tidak memiliki NPWP dikenai tarif 0,9%.

Arah harga berikutnya akan bergerak di antara potensi koreksi dan peluang penguatan yang diproyeksikan Ibrahim. Level Rp 2.520.000 hingga Rp 2.830.000 per gram menjadi rentang penting yang perlu dicermati sepanjang pekan.

Baca Juga