Cucurella Dicemooh pada Debut Real Madrid, Luka EURO 2024 di Jerman Belum Reda

Marc Cucurella menjalani awal yang kontras bersama Real Madrid saat tampil di Jerman. Bek kiri asal Spanyol itu mendapat cemoohan dari sebagian suporter Schalke 04 setiap kali menyentuh bola di Veltins-Arena, Gelsenkirchen.

Respons dari tribun tidak menghambat hasil Real Madrid dalam laga pramusim tersebut. Los Blancos menang 3-0 melalui gol Kylian Mbappe, Dean Huijsen, dan Carlos Espi.

Cucurella masuk pada menit ke-61 untuk menggantikan Alvaro Carreras. Pertandingan pada Minggu (16/8/2026) WIB itu menjadi penampilan pertamanya setelah Real Madrid mendatangkannya dari Chelsea.

Nilai transfer Cucurella mencapai total 60 juta euro. Pemain berusia 28 tahun tersebut diproyeksikan menambah pilihan di sektor kiri setelah Fran Garcia meninggalkan klub dan bergabung dengan Real Betis.

Persaingan di Posisi Bek Kiri

Kedatangan Cucurella membuat persaingan di sisi kiri pertahanan Real Madrid semakin terbuka menjelang musim 2026-2027. Ia akan bersaing dengan Carreras dan Benjamin Mendy untuk mendapatkan peran utama.

Sebelum transfer itu, posisi bek kiri Real Madrid diisi oleh Carreras, Fran Garcia, dan Mendy. Perubahan komposisi pemain tersebut membuat laga melawan Schalke menjadi kesempatan awal bagi Cucurella untuk memahami ritme tim barunya.

RincianInformasi
PertandinganSchalke 04 vs Real Madrid
LokasiVeltins-Arena, Gelsenkirchen, Jerman
Penampilan CucurellaMasuk menit ke-61 menggantikan Alvaro Carreras
Hasil akhirReal Madrid menang 3-0

Di tengah sambutan yang tidak menyenangkan, Cucurella menyampaikan penilaian positif mengenai situasinya di Madrid. Ia menilai kehadiran rekan-rekan setim membuat proses adaptasinya berjalan lebih mudah.

Kepada Mundo Deportivo, Cucurella berkata, “Saya sangat senang dengan segala hal yang sedang terjadi pada diri saya.” Ia kemudian menambahkan, “Menurut saya, segalanya terasa lebih mudah bersama rekan-rekan setim ini. Momen-momen seru akan segera dimulai.”

Pemain Spanyol itu juga melihat uji coba melawan Schalke sebagai persiapan penting sebelum kompetisi liga dimulai. “Menurut saya ini adalah pertandingan yang hebat bagi semua orang, serta hasil yang bagus sebelum liga bergulir,” ujarnya.

Menurut Cucurella, penerimaan di dalam skuad menjadi faktor yang membantu pemain baru menyesuaikan diri. “Mereka adalah orang-orang yang sangat baik. Mereka sangat memudahkan siapa pun untuk beradaptasi,” tambahnya.

Ingatan atas EURO 2024

Cemoohan di Gelsenkirchen diduga berkaitan dengan perempat final EURO 2024 antara Spanyol dan Jerman. Dalam laga tersebut, Cucurella dianggap melakukan hand ball di kotak penalti ketika membela tim nasional Spanyol.

Wasit tidak memberikan penalti setelah insiden itu. Spanyol kemudian menyingkirkan Jerman yang berstatus sebagai tuan rumah turnamen.

Insiden tersebut rupanya masih membekas bagi sebagian pendukung Jerman. Cucurella sebelumnya juga pernah menerima respons negatif ketika membela Chelsea dalam pertandingan Liga Champions melawan Bayern Muenchen.

Laporan bola.kompas.com menyebut reaksi di Veltins-Arena memperlihatkan bahwa peristiwa EURO 2024 belum sepenuhnya dilupakan. Namun, Cucurella memilih menempatkan fokusnya pada proses bersama Real Madrid dan persiapan menuju musim baru.

Ia menilai kekompakan menjadi fondasi penting bagi sebuah tim di lapangan. “Penting untuk memiliki kelompok yang solid, agar terlihat jelas di lapangan bahwa kami adalah tim yang sangat kompak,” pungkasnya.

Kemenangan atas Schalke memberi Real Madrid modal positif menjelang bergulirnya liga. Bagi Cucurella, debut yang diwarnai cemoohan itu menjadi langkah awal untuk membuktikan perannya dalam persaingan di lini kiri.

Baca Juga