81 Bibit Karang Ditanam di Pemuteran, Merah Putih Tegaskan Pesan Jaga Laut

Sebanyak 81 bibit karang ditanam di Agung Prana Reef, perairan Desa Pemuteran, Kecamatan Gerokgak, Buleleng, Bali. Aksi konservasi itu menjadi bagian dari upacara pengibaran Bendera Merah Putih di bawah laut untuk memperingati HUT ke-81 Republik Indonesia.

Kegiatan yang digelar PB POSSI tersebut memadukan peringatan kemerdekaan dengan perhatian terhadap kelestarian biota laut. Penanaman karang dilakukan bersama Karang Divers dan Indonesia Reef Warriors di kawasan yang tidak jauh dari Biorock Pemuteran.

Angka 81 dipilih untuk menyesuaikan momentum peringatan HUT ke-81 RI. Melalui jumlah tersebut, kegiatan bawah laut ini diarahkan sebagai simbol bahwa semangat kemerdekaan dapat diwujudkan dalam tindakan pelestarian lingkungan.

Merah Putih Berkibar di Perairan Pemuteran

Pengibaran Bendera Merah Putih berlangsung di Pemuteran Bay pada Minggu (16/8). Sejumlah pengurus PB POSSI, Karang Divers, Indonesia Reef Warriors, serta perwakilan Polsek Gerokgak mengikuti seremoni bawah air tersebut.

PB POSSI merupakan induk organisasi olahraga selam resmi di Indonesia. Bagi organisasi ini, pengibaran bendera di bawah laut menjadi bentuk penghormatan atas perjuangan para pahlawan sekaligus ungkapan syukur atas kemerdekaan Indonesia.

Seremoni tersebut juga membawa makna yang lebih luas daripada peringatan nasional semata. Kehadiran Merah Putih di perairan diposisikan sebagai penegasan bahwa kedaulatan dan identitas Indonesia mencakup wilayah lautnya.

Konservasi sebagai Bagian dari Semangat Kemerdekaan

Indonesia memiliki ekosistem laut yang kaya, mulai dari terumbu karang, ikan, hingga kawasan pesisir. Melalui penanaman karang, peserta diingatkan bahwa kekayaan tersebut perlu dikenal dan dijaga secara berkelanjutan.

Lokasi kegiatan berada di Desa Pemuteran Bali, yang memiliki kawasan Agung Prana Reef dan Biorock Pemuteran. Pemilihan lokasi ini menghubungkan kegiatan peringatan kemerdekaan dengan upaya menjaga ekosistem laut di kawasan tersebut.

Penanaman Karang yang dilakukan dalam kegiatan ini menempatkan olahraga selam sebagai sarana untuk membangun kepedulian lingkungan. PB POSSI memandang aktivitas penyelaman tidak hanya berkaitan dengan pencapaian prestasi olahraga.

Organisasi tersebut juga melihat selam sebagai ruang untuk menumbuhkan kecintaan kepada Tanah Air di kalangan penyelam dan masyarakat. Pesan nasionalisme dalam kegiatan ini dikaitkan langsung dengan tanggung jawab merawat laut Indonesia.

Menuju Kejuaraan Dunia Foto dan Video Bawah Laut

Menurut informasi yang disampaikan kepada sport.detik.com, kegiatan di Pemuteran juga menjadi langkah awal menuju 2026 CMAS World Championship Underwater Photo and Video. Kejuaraan dunia foto dan video bawah laut itu merupakan agenda yang sedang digarap PB POSSI.

Ketua Umum PB POSSI Makhruzi Rahman meminta pengurus di tingkat pusat maupun daerah membangun kesadaran cinta Tanah Air melalui pengibaran Bendera Merah Putih. Ia menempatkan peringatan kemerdekaan sebagai momentum untuk menegaskan kontribusi organisasi terhadap kedaulatan bangsa serta pelestarian lingkungan dan biota laut.

Kolaborasi antara pengibaran bendera dan penanaman bibit karang menunjukkan keterkaitan antara nasionalisme, budaya, olahraga selam, dan konservasi. Kegiatan di Pemuteran itu menegaskan bahwa identitas Indonesia sebagai negara kepulauan dapat diperkuat melalui tindakan nyata di laut.

Baca Juga