Gubernur Kalteng Tekankan Jasmerah, Kemerdekaan Harus Berbuah Kesejahteraan

Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran menegaskan bahwa kemerdekaan perlu menghasilkan pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Pesan itu disampaikannya saat upacara peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI di Palangka Raya pada Senin.

Menurut Agustiar, perjuangan pada masa kini tidak lagi berlangsung di medan perang, melainkan melalui kerja nyata untuk memajukan daerah dan bangsa. Ia mengajak seluruh unsur masyarakat mengambil peran dalam pembangunan Kalimantan Tengah.

Ajakan tersebut tidak hanya disampaikan dalam bentuk amanat upacara. Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah juga menggelar pasar murah bagi pengendara ojek daring, petugas kebersihan, dan petugas pemadam kebakaran.

Program itu menyasar kelompok pekerja yang menjalankan layanan penting bagi aktivitas sehari-hari masyarakat. Kehadiran pasar murah menjadi salah satu bentuk perhatian terhadap kebutuhan kesejahteraan kelompok layanan publik.

Agustiar menilai pembangunan tidak dapat ditopang oleh pemerintah semata. Sinergi masyarakat, pemerintah daerah, serta berbagai elemen lain diperlukan agar manfaat pembangunan dapat dirasakan lebih merata.

“Bersama-sama kita saling bersinergi membangun Kalimantan Tengah, mewujudkan pemerataan pembangunan dan kesejahteraan untuk masyarakat,” tutur Agustiar Sabran. Pernyataan itu menempatkan pembangunan sebagai tanggung jawab bersama, bukan hanya agenda birokrasi.

Jasmerah sebagai pengingat perjuangan

Dalam amanatnya, Agustiar juga menekankan pentingnya pemahaman sejarah bagi generasi muda. Ia mengangkat pesan Presiden pertama RI Soekarno, Jasmerah, untuk mengingatkan masyarakat agar tidak meninggalkan perjalanan perjuangan bangsa.

“Jangan sekali-kali meninggalkan sejarah. Kita harus menghargai perjuangan dan jasa para pahlawan dengan melanjutkan perjuangan mereka untuk membangun Indonesia,” kata Agustiar Sabran.

Bagi gubernur, penghormatan kepada para pahlawan tidak cukup diwujudkan melalui seremoni tahunan. Nilai perjuangan perlu diterapkan dalam sikap sehari-hari dan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah.

Pesan tersebut memberi penekanan bahwa peringatan kemerdekaan memiliki kaitan langsung dengan tantangan pembangunan saat ini. Semangat kebangsaan, dalam pandangan Agustiar, harus mendorong masyarakat untuk memperkuat kebersamaan dan kepedulian sosial.

Budaya daerah dalam peringatan kemerdekaan

Upacara di Palangka Raya berlangsung khidmat dengan kehadiran jajaran pemerintah daerah dan peserta upacara lainnya. Rangkaian kegiatan turut memadukan unsur kebangsaan dengan tradisi lokal melalui pertunjukan tarian daerah.

Tari Manasai menjadi salah satu penampilan yang mendapat perhatian dalam acara tersebut. Agustiar ikut menari bersama jajaran pemerintah, yang mencerminkan semangat persatuan dan kebersamaan dalam peringatan kemerdekaan.

Selain pertunjukan budaya, kegiatan juga dimeriahkan dengan atraksi terjun payung. Rangkaian ini melengkapi peringatan yang tidak hanya berpusat pada upacara, tetapi juga melibatkan kegiatan bagi masyarakat.

Peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI di Kalimantan Tengah pun membawa dua pesan yang saling berkaitan, yakni menjaga ingatan atas perjuangan para pahlawan dan meneruskannya dalam pembangunan. Pemerataan pembangunan Kalimantan Tengah serta kesejahteraan masyarakat menjadi arah perjuangan yang ditekankan gubernur.

Baca Juga