5 Motor Matic untuk Touring Perempuan, Bobot Ringan Bisa Lebih Menentukan

Motor matic yang nyaman untuk touring tidak selalu harus memiliki mesin besar atau bodi paling bongsor. Bagi pengendara perempuan, tinggi jok, bobot, posisi berkendara, dan kemudahan saat bermanuver dapat lebih menentukan rasa percaya diri di perjalanan.

Suzuki Burgman Street 125EX menjadi pilihan paling ringan dalam daftar ini dengan bobot kosong 111 kg, sedangkan Yamaha NMAX memiliki berat isi 135 kg. Selisih tersebut patut dipertimbangkan, terutama ketika motor harus diparkir, didorong, atau dikendalikan di ruang sempit.

Kelima model menawarkan karakter yang berbeda, mulai dari skutik praktis untuk perjalanan santai hingga model bergaya petualangan untuk rute dengan kondisi jalan lebih beragam. Data yang dihimpun Galamedia menunjukkan tinggi jok dan bobot menjadi pembeda penting sebelum menentukan pilihan.

ModelKarakterTinggi JokBobot
Honda ADV160Adventure
Honda PCX160Maxi scooter nyaman
Yamaha NMAXTouring antarkota770 mm135 kg
Yamaha Aerox AlphaSporty790 mm124-130 kg
Suzuki Burgman Street 125EXRingan dan praktis780 mm111 kg

1. Honda ADV160

Honda ADV160 ditujukan untuk pengendara yang ingin tetap nyaman di jalan perkotaan, tetapi juga berencana melewati rute pegunungan atau permukaan jalan yang kurang ideal. Karakter adventure membuatnya lebih siap menghadapi variasi kondisi jalan dibandingkan skutik perkotaan biasa.

Posisi duduk tegak menjadi salah satu nilai utama untuk perjalanan jarak jauh karena pengendara tidak perlu terlalu membungkuk. Suspensinya juga mendukung rasa percaya diri ketika jalur berubah dari aspal mulus ke permukaan yang tidak rata.

2. Honda PCX160

Honda PCX160 lebih mengarah pada kebutuhan touring santai di jalan beraspal dengan posisi duduk rileks dan ruang kaki luas. Motor ini memakai mesin 149,3 cc eSP berpendingin cairan yang dipadukan transmisi V-Matic.

Kapasitas tangki mencapai 8 liter, sedangkan ground clearance tercatat 137 mm. Bagasi, Smart Key System, lampu LED, panel digital, USB charger, rem cakram, serta pilihan ABS pada varian tertentu menambah sisi praktis untuk perjalanan.

3. Yamaha NMAX

Yamaha NMAX menawarkan karakter maxi scooter untuk perjalanan antarkota dengan tangki 7,1 liter, ban lebar, dan rear sub-tank suspension. Tinggi joknya 770 mm, tetapi berat isi 135 kg tetap perlu disesuaikan dengan kemampuan pengendara saat berhenti atau bermanuver.

Varian NMAX “TURBO” menggunakan mesin 155,09 cc Blue Core VVA 4-valve SOHC dengan teknologi YECVT. Mesin tersebut menghasilkan tenaga 15,4 PS pada 8.000 rpm dan torsi 14,2 Nm pada 6.500 rpm.

4. Yamaha Aerox Alpha

Yamaha Aerox Alpha menyasar pengendara yang menginginkan tampilan sporty sekaligus kemampuan untuk perjalanan ke luar kota. Bobot isinya mulai 124 kg pada varian Standard dan mencapai 130 kg pada varian TURBO serta TURBO Ultimate.

Tinggi jok 790 mm menjadi catatan penting bagi pengendara dengan postur lebih pendek. Mesin 155,09 cc berpendingin cairan dengan VVA menghasilkan 15,4 PS pada 8.000 rpm dan torsi 14,2 Nm pada 6.500 rpm.

Fitur pendukungnya mencakup USB Type-A, Smart Key System, ban tubeless, serta rem cakram depan dan belakang. Kombinasi tersebut membuat Aerox Alpha sesuai bagi pengendara yang mengutamakan gaya berkendara lebih dinamis.

5. Suzuki Burgman Street 125EX

Suzuki Burgman Street 125EX mengedepankan kemudahan pengendalian melalui bobot kosong 111 kg dan tinggi jok 780 mm. Ground clearance 160 mm turut memberi ruang lebih ketika melewati kondisi jalan yang tidak sepenuhnya rata.

Skutik ini memakai mesin 124 cc dengan teknologi Suzuki Eco Performance Alpha dan transmisi CVT. Tenaganya mencapai 6,3 kW pada 6.500 rpm, sementara torsi maksimumnya 10,0 Nm pada 5.500 rpm.

Bagasi 21,5 liter, kompartemen depan, USB 2A, jok luas, serta ruang kaki panjang menopang kebutuhan membawa perlengkapan perjalanan. Karakternya lebih cocok bagi pengendara yang memprioritaskan skutik ringan dan praktis untuk touring santai.

Sebelum memilih, pengendara perlu memastikan kaki dapat menapak dengan baik saat berhenti dan motor tetap mudah dikendalikan dalam berbagai situasi. Kapasitas barang, pengalaman berkendara, serta karakter rute tujuan juga perlu disesuaikan dengan model yang dipilih.

Baca Juga