Isi Pertamax lewat MyPertamina pada 17-31 Agustus, Rp81 per Liter untuk NTT

Setiap liter Pertamax Series dan Dex Series yang dibeli melalui MyPertamina pada 17-31 Agustus 2026 akan menyisihkan Rp81 untuk pemulihan masyarakat terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur. Skema PT Pertamina Patra Niaga ini membuat pengisian BBM non-subsidi turut menjadi saluran partisipasi dalam penggalangan dana.

Nilai donasi dihitung berdasarkan volume pembelian, bukan jumlah transaksi yang dilakukan pengguna. Dengan demikian, akumulasi liter dari seluruh konsumen selama masa program akan menentukan besarnya dana bantuan yang dihimpun.

Konsumen tidak perlu menjalankan prosedur donasi terpisah untuk ikut dalam program tersebut. Pembelian produk yang memenuhi ketentuan melalui aplikasi secara langsung masuk ke mekanisme penyisihan dana yang diumumkan perusahaan.

Produk dan periode yang masuk program

Produk BBMSaluran PembelianDonasi per LiterPeriode
Pertamax SeriesMyPertaminaRp8117-31 Agustus 2026
Dex SeriesMyPertaminaRp8117-31 Agustus 2026

Program hanya mencakup pembelian Pertamax Series dan Dex Series yang dilakukan melalui MyPertamina dalam rentang waktu tersebut. Pengumuman perusahaan tidak menjelaskan pembelian di luar produk, saluran, maupun periode itu sebagai bagian dari skema donasi.

Ketentuan berbasis liter membuat kontribusi setiap pengguna dapat bertambah seiring volume BBM yang dibeli. Pendekatan ini juga menempatkan pembelian bahan bakar sebagai bagian dari dukungan kolektif bagi wilayah terdampak di NTT.

Dana dihimpun dari pembelian seluruh pengguna

Pertamina Patra Niaga menyatakan dana dari akumulasi transaksi pengguna aplikasi akan dihimpun untuk memperbesar dukungan pemulihan masyarakat di Nusa Tenggara Timur. Program tersebut diarahkan untuk membuka ruang keterlibatan publik melalui aktivitas pengisian BBM yang biasa dilakukan konsumen.

VP Corporate Communication PT Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, mengatakan gerakan itu dirancang agar masyarakat dapat memberi dukungan dengan cara yang mudah. “Melalui gerakan kepedulian ini, kami ingin mengajak masyarakat untuk bersama-sama memberikan dukungan kepada saudara-saudara kita yang terdampak bencana di NTT,” ujar Kitty.

Menurut Kitty, pembelian BBM dalam program ini tidak hanya berkaitan dengan kebutuhan perjalanan pengguna. Setiap liter yang tercatat dalam skema donasi juga diposisikan sebagai bagian dari harapan pemulihan bagi warga terdampak.

“Satu liter yang kita beli bukan hanya menjadi energi untuk perjalanan, tetapi juga bisa menjadi bagian dari harapan bagi saudara kita di NTT,” ujar Kitty. Ia menambahkan, peningkatan jumlah peserta akan memperbesar dukungan yang dapat diberikan untuk pemulihan masyarakat NTT.

Informasi untuk pengguna aplikasi

Masyarakat dapat memeriksa informasi mengenai mekanisme penggalangan dana melalui aplikasi MyPertamina. Pertamina juga menyediakan Pertamina Contact Center 135 bagi pengguna yang memerlukan informasi lebih lanjut mengenai program tersebut.

Inisiatif ini berlaku bagi pembelian BBM non-subsidi dalam kategori yang telah ditetapkan perusahaan. Karena penghitungan dilakukan per liter, partisipasi pengguna selama 17-31 Agustus 2026 menjadi unsur penting dalam jumlah bantuan yang akhirnya terkumpul.

Baca Juga