Persebaya Surabaya mengakhiri pramusim tanpa kekalahan, tetapi pelatih Bernardo Tavares belum menganggap timnya siap sepenuhnya. Catatan enam kemenangan dan satu hasil imbang justru menjadi dasar untuk mengidentifikasi pembenahan sebelum kompetisi resmi dimulai.
Kemenangan 1-0 atas Penang FC menjadi penutup rangkaian persiapan Persebaya di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Sabtu (15/8/2026). Hasil tersebut menjaga momentum positif, meski Tavares menilai masih banyak aspek yang perlu ditingkatkan.
Fisik dan Konsentrasi Menjadi Perhatian
Tavares menaruh perhatian besar pada kesiapan fisik pemain untuk menghadapi perbedaan tuntutan antara laga uji coba dan kompetisi. Dalam pertandingan pramusim, tim dapat melakukan pergantian pemain lebih banyak dibandingkan saat kompetisi berlangsung.
Kondisi itu membuat pemain harus disiapkan untuk mempertahankan performa sepanjang pertandingan resmi. Konsentrasi selama 90 menit juga menjadi bagian penting yang masih terus ditekankan oleh pelatih asal Portugal tersebut.
“Kami masih harus bekerja keras karena di kompetisi nanti kami tidak akan memiliki kesempatan melakukan pergantian pemain sebanyak seperti di pramusim,” tutur Bernardo Tavares. Pernyataan itu menunjukkan bahwa hasil positif selama masa persiapan belum menjadi alasan bagi skuad untuk mengendurkan latihan.
Rekor Positif dalam Tujuh Pertandingan
Persebaya menjalani tujuh pertandingan selama pramusim dengan hasil yang konsisten. Dari jumlah tersebut, tim mencatatkan enam kemenangan dan satu kali imbang tanpa pernah menelan kekalahan.
| Rangkaian | Jumlah Laga | Hasil |
|---|---|---|
| Pramusim Persebaya | 7 pertandingan | 6 menang, 1 imbang |
| Uji coba terakhir | vs Penang FC | Menang 1-0 |
| Piala Presiden 2026 | 6 pertandingan | 5 menang, 1 imbang |
Sebagian besar hasil tersebut diraih Persebaya dalam Piala Presiden 2026. Pada ajang itu, Persebaya membukukan lima kemenangan dan satu hasil imbang sebelum keluar sebagai juara.
Rekor tersebut memperlihatkan kemampuan tim menjaga hasil dalam berbagai laga persiapan. Namun, Tavares memandang pertandingan uji coba terutama sebagai kesempatan untuk menilai perkembangan pemain dan kebutuhan skuad.
Eksperimen Posisi untuk Kebutuhan Skuad
Selain mengejar hasil, Persebaya memanfaatkan pramusim untuk mencoba sejumlah pemain sejak menit awal. Beberapa pemain juga ditempatkan di posisi berbeda sebagai bagian dari evaluasi tim.
Fleksibilitas itu dinilai penting karena Persebaya tidak hanya akan tampil di Super League. Tim juga memiliki kompetisi lain, sehingga pemain lokal perlu siap menjalankan lebih dari satu peran bila dibutuhkan.
“Masih banyak hal yang harus kami perbaiki untuk menjadi tim yang lebih baik. Pertandingan seperti ini penting karena kami bisa melihat beberapa pemain bermain sejak awal, termasuk di posisi yang berbeda,” ujar Tavares.
Ia menegaskan bahwa eksperimen posisi bukan sekadar pilihan dalam laga persahabatan. Langkah tersebut menjadi bagian dari persiapan agar susunan pemain tetap memiliki alternatif ketika menghadapi tuntutan kompetisi yang berbeda.
“Target utama kami tetap mempersiapkan tim. Karena itu, beberapa pemain juga kami coba di posisi yang berbeda,” kata Tavares. Ia menambahkan bahwa kesiapan pemain lokal di berbagai posisi perlu dipastikan untuk menghadapi seluruh agenda musim ini.
Kemenangan atas Penang FC memberikan modal hasil yang kuat bagi Persebaya Surabaya menjelang musim kompetisi. Meski demikian, fokus tim tetap berada pada peningkatan fisik, konsentrasi, serta kemampuan pemain beradaptasi dengan peran yang berbeda.






