Real Madrid kembali menempatkan Martin Zubimendi sebagai target utama untuk memperkuat lini tengah. Menurut TEAMtalk, pelatih Jose Mourinho telah memberikan persetujuan penuh bagi upaya membawa gelandang Arsenal itu ke Santiago Bernabeu.
Perburuan tersebut berpotensi menjadi ujian besar bagi Arsenal, yang baru mendatangkan Zubimendi dengan nilai 60 juta euro pada musim lalu. Kontrak jangka panjang sang pemain membuat klub London itu tidak berada dalam tekanan untuk menerima tawaran.
Madrid membutuhkan sosok yang dapat menambah kontrol sekaligus menjaga struktur permainan di area tengah. Zubimendi dinilai sesuai dengan kebutuhan itu karena kemampuannya bermain sebagai gelandang bertahan posisional.
Analisis kecerdasan buatan yang dikutip AS menempatkan pemain berusia 27 tahun tersebut sebagai profil yang paling mendekati Rodri dalam pemahaman taktis dan keteraturan. Penilaian itu menyebut Zubimendi tidak memiliki ketahanan fisik setara Rodri, tetapi memahami permainan dengan sangat baik.
“Jika prioritasnya adalah menemukan gelandang bertahan posisional, dia adalah profil yang paling mirip dengan Rodri dalam hal pemahaman taktis dan keteraturan,” bunyi analisis tersebut. Karakter itu dipandang cocok untuk tim yang membutuhkan kontrol lebih besar dalam permainan.
Langkah Madrid mengarah kepada Zubimendi setelah upaya mereka mendatangkan Rodri tidak berhasil. Kemungkinan Eduardo Camavinga meninggalkan klub juga disebut menjadi salah satu pertimbangan Los Blancos mencari gelandang baru.
Perwakilan Zubimendi dilaporkan menyambut positif kemungkinan kepindahan pemain Spanyol itu ke Real Madrid. Namun, sikap Arsenal menjadi faktor utama karena Mikel Arteta masih ingin mempertahankan sang gelandang.
Pilihan Madrid Tidak Hanya Zubimendi
Real Madrid juga memiliki sejumlah nama lain dalam daftar pemantauan untuk memperkuat lini tengah. Setiap kandidat menawarkan karakter berbeda, dari pemain dengan kecakapan mengatur permainan hingga gelandang berpengalaman di kompetisi tertinggi.
| Pemain | Klub | Penilaian |
|---|---|---|
| Martin Zubimendi | Arsenal | Mirip Rodri dalam pemahaman taktis dan keteraturan |
| Alexis Mac Allister | Liverpool | Dinilai lebih lengkap daripada pengatur serangan murni |
| Fabian Ruiz | Paris Saint-Germain | Memiliki pengalaman internasional, ketenangan, dan kualitas |
Alexis Mac Allister dinilai sebagai pilihan apabila Madrid mencari gelandang dengan kontribusi lebih luas daripada sekadar pengatur serangan. Sementara itu, Fabian Ruiz dipandang dapat memberi ketenangan dan kualitas berkat pengalamannya tampil di level tertinggi selama beberapa tahun.
Pemandu bakat Madrid turut memantau talenta muda seperti Adam Wharton dari Crystal Palace, Kees Smit, dan Bouaddi. Pemantauan itu memperlihatkan bahwa klub masih membuka beberapa jalur untuk membangun kembali kedalaman lini tengahnya.
Persaingan di Arsenal Makin Ketat
Situasi Zubimendi di Arsenal juga menjadi perhatian setelah kedatangan Bruno Guimaraes dari Newcastle United dengan nilai 75 juta poundsterling. Transfer tersebut membuat opsi Arteta di lini tengah semakin padat.
Guimaraes akan bersaing dengan Declan Rice, Martin Odegaard, Mikel Merino, dan Zubimendi untuk mengisi lini tengah The Gunners. Dalam Community Shield, Zubimendi hanya tampil selama 15 menit, sehingga memunculkan pembicaraan mengenai masa depannya.
Menit bermain yang singkat itu belum menjadi tanda bahwa Arsenal siap menjual Zubimendi. Arteta masih disebut ingin mempertahankan pemain tersebut, sehingga Madrid perlu menyiapkan nilai transfer besar untuk mengubah pendirian klub Inggris itu.
Chelsea juga dikabarkan memantau Zubimendi sebagai opsi bila Enzo Fernandez hengkang ke Manchester City. Kehadiran beberapa klub besar dalam situasi ini dapat membuat negosiasi menjelang penutupan bursa transfer musim panas semakin rumit.






