Baterai Mobil Listrik Bermasalah Tak Selalu Ganti Satu Paket, Ini Langkah CATL

Kerusakan baterai mobil listrik berpotensi tidak lagi langsung berujung pada penggantian satu paket baterai yang mahal. CATL menyiapkan layanan perbaikan yang berfokus pada komponen bermasalah, termasuk sel tertentu, sesuai hasil pemeriksaan.

Pendekatan tersebut dapat menjadi kabar penting bagi pemilik kendaraan listrik karena kerusakan pada bagian terbatas selama ini dapat memicu penggantian paket baterai secara utuh. CATL sebelumnya menargetkan biaya perbaikan tertentu bisa ditekan dari sekitar 100.000 yuan menjadi 10.000 yuan.

Besaran biaya terkini untuk layanan itu belum diungkapkan oleh perusahaan. Harga akhir nantinya diperkirakan bergantung pada jenis kendaraan serta tingkat kerusakan yang ditemukan saat diagnosis.

Target Penanganan Maksimal 72 Jam

CATL berencana memperluas jaringan Ning Service hingga menjangkau 100 kota di dunia pada akhir 2026. Rencana perluasan itu diumumkan dalam acara Ning Day 2026 di Haikou, China.

Berdasarkan laporan Kompas Otomotif yang mengutip CarNewsChina, pusat layanan yang dikelola langsung CATL akan menggunakan otomatisasi robotik untuk mendiagnosis dan memperbaiki baterai. Perusahaan menargetkan pekerjaan di fasilitas tersebut selesai paling lama dalam 72 jam.

Jaringan yang telah dibangun CATL mencakup pusat layanan langsung, fasilitas internasional, hingga layanan waralaba di puluhan negara. Perusahaan juga memiliki jaringan stasiun penukaran baterai dalam ekosistem Choco-SEB.

Jenis JaringanJumlahCakupan
Pusat dikelola langsung8China
Pusat internasional2Norwegia dan Istanbul, Turki
Pusat layanan waralaba1.37684 negara
Stasiun penukaran baterai1.505Ekosistem Choco-SEB

Perbaikan Sampai Tingkat Sel

Dasar pendekatan perbaikan CATL terkait dengan teknologi cell-to-pack atau CTP. Melalui metode ini, sel yang mengalami gangguan dapat ditangani atau diganti secara individual sesuai kebutuhan perbaikan.

Perbaikan pada tingkat komponen memungkinkan konsumen menghindari penggantian seluruh paket baterai dalam kasus tertentu. Namun, penggantian sel, pembongkaran tingkat sel, dan rekondisi paket baterai tetap membutuhkan fasilitas khusus.

Layanan Ning Service tidak hanya ditujukan bagi mobil yang menggunakan baterai CATL. Cakupan layanan tersebut disebut telah menjangkau 76,8 persen model kendaraan energi baru atau NEV di China, naik dari sekitar 47 persen sebelumnya.

Perluasan itu menunjukkan fokus CATL yang kini tidak terbatas pada produksi dan pengembangan teknologi baterai. Layanan purnajual menjadi semakin relevan seiring jumlah serta usia kendaraan listrik terus bertambah.

Robot dan Bengkel Bergerak

Otomatisasi juga mulai diterapkan pada lini perbaikan paket baterai untuk menjalankan sejumlah proses. Robot disebut dapat melakukan pemotongan, pengecatan, dan pengaplikasian perekat tanpa intervensi manusia secara langsung.

CATL turut memperkenalkan kendaraan servis bergerak untuk menangani masalah tertentu tanpa membawa mobil konsumen ke bengkel. Armada listrik ini diklaim memiliki jarak tempuh hingga 800 kilometer.

Kendaraan servis Ning Service mampu melakukan 30 jenis pemeriksaan dan 50 jenis perbaikan. Armada tersebut diklaim dapat menangani hingga 90 persen kasus yang tidak memerlukan perbaikan mendalam.

Untuk gangguan yang dapat ditangani di lokasi, waktu pengerjaan disebut dapat dipangkas dari 72 jam menjadi sekitar 48 jam. Sementara kerusakan yang lebih kompleks tetap harus dibawa ke fasilitas khusus untuk pemeriksaan dan perbaikan lanjutan.

CATL merupakan salah satu pemasok baterai kendaraan listrik terbesar bagi merek China maupun produsen global. Di pasar China, kapasitas baterai terpasangnya mencapai 32,59 GWh pada Juni 2026 dengan pangsa pasar sekitar 43,2 persen.

Kemampuan memperbaiki komponen tanpa selalu mengganti satu paket baterai berpotensi membantu menekan biaya kepemilikan kendaraan listrik dalam jangka panjang. Efektivitas layanan ini tetap akan bergantung pada jenis kerusakan dan ketersediaan fasilitas perbaikan di tiap wilayah.

Baca Juga