Mikel Arteta menjaga catatan sempurnanya sebagai manajer Arsenal di Community Shield setelah timnya menang 3-0 atas Manchester City. Kemenangan pada edisi 2026 itu membuat Arteta mengoleksi tiga gelar dari tiga kesempatan memimpin The Gunners di turnamen pembuka musim tersebut.
Hasil di Cardiff menjadi perhatian karena Arsenal tampil meyakinkan ketika persiapan skuad belum sepenuhnya ideal. Sejumlah pemain baru bahkan baru bergabung beberapa hari sebelum pertandingan, tetapi tim tetap mampu mengatasi Manchester City dengan selisih tiga gol.
Catatan sempurna sebagai manajer
Trofi 2026 melanjutkan keberhasilan Arteta pada 2020 dan 2023. Pada kesempatan pertamanya sebagai manajer, Arsenal menundukkan Liverpool lewat adu penalti setelah pertandingan berakhir 1-1.
| Tahun | Peran Arteta | Hasil |
|---|---|---|
| 2020 | Manajer Arsenal | Menang atas Liverpool lewat adu penalti setelah imbang 1-1 |
| 2023 | Manajer Arsenal | Menang atas Manchester City |
| 2026 | Manajer Arsenal | Menang 3-0 atas Manchester City |
Kemenangan pada 2023 juga diraih Arsenal saat menghadapi Manchester City. Dengan hasil terbaru, Arteta belum pernah gagal membawa Arsenal meraih trofi dalam tiga penampilannya sebagai manajer di Community Shield.
Rekor itu turut ditopang pengalaman Arteta ketika masih menjadi pemain. Ia disebut selalu memenangi laga Community Shield yang dijalaninya bersama Arsenal pada 2014 dan 2015.
Dua keberhasilan sebagai pemain dan tiga trofi sebagai manajer membuat koleksi Arteta di ajang ini berjumlah lima gelar. Catatan tersebut memperlihatkan hubungan panjang pelatih asal Spanyol itu dengan turnamen tradisional sepak bola Inggris.
Persiapan skuad belum sepenuhnya menyatu
Community Shield 2026 dimainkan di Millennium Stadium, Cardiff, Wales, pada Minggu malam WIB, 16 Agustus 2026. Arsenal mengangkat trofi pembuka musim setelah menampilkan permainan efektif melawan Manchester City.
Arteta menilai kualitas permainan anak asuhnya sangat mengesankan, terutama karena kondisi pramusim yang tidak seragam. Arsenal menjalani persiapan dengan para pemain yang terbagi dalam tiga kelompok berbeda.
Menurut Arteta, delapan atau sembilan pemain baru tiba lima hari sebelum laga untuk menjalani tes. Mereka hanya mendapat waktu latihan selama dua hari sebelum diturunkan dalam pertandingan melawan City.
Situasi tersebut membuat kemenangan telak Arsenal memiliki konteks yang lebih kuat daripada sekadar hasil laga pembuka musim. Tim mampu menunjukkan kesiapan bertanding meski proses penyatuan skuad belum berlangsung panjang.
“Saya sangat terkesan dan saya bilang kepada mereka kalau saya sangat menikmati menonton mereka main,” ujar Arteta seperti dilansir Sky Sports. Pernyataan itu disampaikan setelah Arsenal memastikan kemenangan 3-0 atas Manchester City.
Arteta juga mengaku terkejut melihat respons para pemain dalam situasi pramusim tersebut. Ia menilai semangat yang diperlihatkan skuadnya menjadi unsur penting di balik performa Arsenal di Cardiff.
“Saya agak kaget karena saat pramusim, kami punya tiga kelompok berbeda. Delapan atau sembilan pemain tiba baru lima hari lalu untuk dites, mereka berlatih selama dua hari, dan main dengan semangat seperti itu sangatlah mengesankan,” kata Arteta.
Pelatih Arsenal itu memandang penampilan tersebut mencerminkan besarnya dorongan tim untuk meraih kemenangan. Ia juga menekankan bahwa kualitas skuad menjadi faktor penting saat Arsenal menaklukkan Manchester City.
“Itu membuktikan betapa mereka sangat menginginkannya, level keinginan yang kami punya dan kualitas yang kami miliki,” katanya. Gelar di Cardiff pun menambah daftar keberhasilan Arteta dalam Community Shield bersama Arsenal.






