Akses perbankan bagi nasabah di wilayah terdampak gempa tetap menjadi perhatian BRI di tengah penanganan bencana di Nusa Tenggara Timur. Nasabah masih dapat menggunakan BRImo serta BRILink Agen, sementara kondisi unit kerja terus dipantau untuk menentukan penyesuaian operasional.
Langkah menjaga Layanan BRI berjalan beriringan dengan pengiriman bantuan kebutuhan dasar bagi warga terdampak. Perseroan juga melakukan pengamanan aset dan berkoordinasi dengan pihak terkait setelah gempa mengguncang Flores.
Asesmen Bangunan dan Fasilitas Operasional
BRI melakukan asesmen menyeluruh terhadap bangunan dan fasilitas operasional di lokasi terdampak. Mitigasi disiapkan agar layanan perbankan tetap tersedia, dengan keselamatan pekerja, nasabah, dan warga sebagai pertimbangan utama.
Corporate Secretary BRI Dhanny menyatakan pemulihan layanan akan dilakukan secepat mungkin sesuai kondisi di lapangan. Penyesuaian operasional dapat diterapkan dengan tetap mengikuti arahan pemerintah dan otoritas terkait.
“Kami berkomitmen untuk melakukan pemulihan layanan secepat mungkin dengan tetap memperhatikan arahan pemerintah dan otoritas terkait serta perkembangan kondisi pascagempa,” tegas Dhanny. Pemantauan terhadap seluruh unit kerja di wilayah terdampak akan terus dilakukan seiring perkembangan situasi.
Bantuan Darurat untuk Maumere dan Mbay
Di saat layanan dipantau, BRI Peduli menyalurkan bantuan tanggap bencana untuk warga yang memerlukan kebutuhan pokok. Penyaluran awal diprioritaskan ke Maumere, Kabupaten Sikka, dan Mbay, Kabupaten Nagekeo.
| Wilayah Prioritas | Kabupaten | Fokus Penanganan |
|---|---|---|
| Maumere | Sikka | Penyaluran bantuan bagi warga terdampak |
| Mbay | Nagekeo | Penyaluran bantuan bagi warga terdampak |
Bantuan awal mencakup ratusan paket makanan cepat saji, makanan ringan, air mineral, minyak goreng, beras, dan obat-obatan. Relawan menyalurkannya melalui unit kerja BRI yang berada paling dekat dengan lokasi bencana.
Relawan juga turun langsung membantu warga, terutama kelompok yang mengalami dampak paling parah. Penyaluran bantuan disebut akan diteruskan secara bertahap untuk mendukung pemulihan masyarakat setelah fase darurat.
Gempa Terjadi pada 15 Agustus 2026
Gempa Flores berkekuatan magnitudo 7,7 terjadi pada Sabtu, 15 Agustus 2026. Getarannya masih diikuti gempa susulan hingga Minggu, 16 Agustus 2026, serta menyebabkan kerusakan parah pada sejumlah bangunan dan korban jiwa.
Dhanny menyampaikan keprihatinan mendalam atas bencana tersebut dan menyatakan BRI berperan aktif menyalurkan bantuan di berbagai wilayah Indonesia sebagai bagian dari Danantara. Menurut keterangan perusahaan yang dikutip Liputan6.com, koordinasi dilakukan dengan berbagai pihak agar bantuan dapat disalurkan secara terpadu.
“BRI Peduli juga bekerja sama dan berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk bersinergi dalam menyalurkan bantuan kepada korban bencana gempa bumi sebagai upaya meringankan beban masyarakat,” ujar Dhanny. BRI menyatakan akan tetap proaktif menyalurkan bantuan sambil mempercepat pemulihan bagi warga terdampak.
Penanganan kemanusiaan dan pengawasan operasional perbankan akan terus berjalan sesuai perkembangan kondisi pascagempa. Setiap langkah penanganan diarahkan untuk menjaga keselamatan sekaligus mempertahankan akses layanan bagi masyarakat di wilayah terdampak.






