Nirbobol Lawan Como Jadi Sinyal Positif, Iraola Masih Cemas Kebugaran Liverpool

Liverpool menutup pramusim dengan dua pertandingan tanpa kebobolan saat menghadapi Como 1907, sebuah perkembangan yang dinilai penting menjelang dimulainya Liga Inggris. Namun, Andoni Iraola masih menaruh perhatian besar pada kebugaran serta kemampuan pemain menjaga fokus ketika intensitas pertandingan menurun.

Kemenangan 2-0 di Anfield memberi Liverpool hasil yang paling dibutuhkan setelah pertahanan mereka belum sepenuhnya konsisten sepanjang masa persiapan. Catatan tersebut menjadi modal sebelum tim dijadwalkan menghadapi Newcastle United pada Minggu, 23 Agustus 2026.

Fokus Tidak Boleh Hilang pada Babak Kedua

Iraola menilai Liverpool tampil lebih baik pada babak pertama ketika melawan Como dibandingkan setelah turun minum. Meski demikian, ia melihat tim mampu mempertahankan organisasi permainan dan ketenangan hingga pertandingan berakhir.

“Meski permainan kami lebih baik pada babak pertama dibandingkan babak kedua, setidaknya kami berhasil menjaga organisasi permainan serta ketenangan, dan akhirnya mampu menuntaskan laga dengan nirbobol dan mencetak dua gol,” ujar Iraola.

Perhatian terhadap fase akhir laga berkaitan langsung dengan kondisi fisik para pemain. Iraola menekankan perlunya peningkatan kebugaran dan mentalitas agar kesalahan fatal tidak muncul ketika tenaga pemain mulai terkuras.

“Jadi, kami harus terus meningkatkan tingkat kebugaran serta mentalitas untuk tetap fokus dan bahkan saat kondisi fisik tidak lagi bugar sepenuhnya agar tidak melakukan kesalahan fatal,” kata Iraola. Ia menyebut Liverpool masih perlu meningkatkan permainan, terutama setelah jeda pertandingan.

Menit Bermain Pemain Mulai Bertambah

Di tengah catatan yang masih perlu diperbaiki, Liverpool mendapat tanda positif dari durasi bermain sejumlah pemain. Beberapa di antaranya mampu tampil selama 80 hingga 90 menit tanpa mengalami kram atau masalah serius lainnya.

Kondisi tersebut memberi dasar bagi tim untuk menaikkan intensitas menuju laga kompetitif. Iraola menilai wajar bila ritme permainan lebih terjaga pada babak pertama, tetapi Liverpool tetap harus mampu mengelola pertandingan secara lebih stabil.

Dua Pertandingan Penutup Pramusim

Liverpool dan Como 1907 bertemu dua kali pada Minggu, 16 Agustus 2026, sebagai penutup rangkaian pramusim The Reds. Pertandingan pertama berlangsung di AXA Training Center, Kirkby, sedangkan laga kedua digelar di Stadion Anfield.

PertandinganLokasiHasilPencetak Gol Liverpool
Liverpool vs Como 1907AXA Training Center, Kirkby0-0
Liverpool vs Como 1907Stadion Anfield2-0Cody Gakpo, Jeremy Jacquet

Pada laga di Kirkby, kedua tim bermain imbang tanpa gol. Liverpool kemudian mengalahkan Como 2-0 di Anfield melalui gol Cody Gakpo pada menit ke-23 dan Jeremy Jacquet pada menit ke-44.

Hasil tersebut memberi dua catatan nirbobol beruntun bagi Liverpool di akhir masa persiapan. Menurut laporan bola.kompas.com, Iraola menganggap pengalaman menyelesaikan laga dengan kemenangan tanpa kebobolan sangat dibutuhkan tim.

“Menurut saya, kami memang membutuhkan pengalaman mengakhiri pertandingan dengan catatan tanpa kebobolan dan meraih kemenangan seperti ini,” kata Iraola. Penilaian itu muncul setelah Liverpool sebelumnya sempat kalah dari Leeds United dan AS Monaco selama pramusim.

Modal Baru Menjelang Liga Inggris

Sebelum dua laga kontra Como, Liverpool hanya mencatatkan pertandingan tanpa kebobolan saat menghadapi Wrexham, tim kasta kedua Liga Inggris. Karena itu, dua duel terakhir tersebut menjadi ukuran penting bagi perkembangan organisasi pertahanan tim.

Catatan nirbobol memang belum menjawab seluruh persoalan Liverpool, terutama soal kebugaran pada babak kedua. Akan tetapi, kemampuan menjaga gawang tetap aman sambil memastikan kemenangan memberi fondasi yang berarti menjelang pertandingan melawan Newcastle United.

Baca Juga