Kemampuan mengirim bola jarak jauh dinilai dapat membuat Andre Onana menjadi pembeda bagi Chelsea. Mantan pemain Manchester United, Quinton Fortune, menilai kualitas tersebut bisa mengubah cara sebuah tim memulai serangan dari lini belakang.
Menurut Fortune, Onana mampu melepaskan umpan hingga 50 atau 60 meter ke arah penyerang maupun gelandang. Keunggulan itu dapat memberi tim pilihan serangan lebih cepat tanpa harus selalu membangun permainan melalui umpan pendek.
“Ketika Anda memiliki kiper seperti Onana yang mampu mengirimkan bola sejauh 50 atau 60 meter kepada penyerang atau gelandang, itu bisa memberikan dampak besar,” kata Fortune, seperti dikutip Mirror. Ia juga menyebut Onana sebagai salah satu kiper terbaik dalam aspek permainan tersebut.
Profil yang Berbeda di Bawah Mistar
Chelsea saat ini belum merekrut penjaga gawang baru dan masih menaruh kepercayaan kepada Robert Sanchez serta Mike Penders. Kondisi itu membuat penilaian Fortune lebih relevan sebagai gambaran tipe kiper yang dapat memberi dimensi berbeda bagi permainan klub.
Penders masih berusia 21 tahun, sedangkan Onana berusia 30 tahun. Perbedaan usia tersebut menghadirkan kontras antara prospek muda yang dimiliki Chelsea dan pengalaman yang dibawa oleh kiper asal Kamerun itu.
Fortune tidak menyatakan Chelsea telah membuka langkah untuk mendatangkan Onana. Namun, komentarnya menyoroti pentingnya penjaga gawang yang nyaman memainkan bola ketika sebuah tim ingin mengembangkan serangan dari area pertahanan sendiri.
Bukan Hanya Chelsea
Selain Chelsea, Fortune memasukkan Newcastle dan Aston Villa sebagai klub yang berpotensi diuntungkan oleh karakter permainan Onana. Ketiga klub itu dinilainya dapat memperoleh nilai tambah dari distribusi bola sang kiper.
“Onana bisa jadi pemain pembeda bagi Chelsea atau Newcastle atau Aston Villa,” ujar Fortune. Penilaian tersebut bertumpu pada kemampuan Onana mengirimkan bola langsung ke area depan dengan akurasi dan jangkauan yang menonjol.
Distribusi bola dari penjaga gawang dapat membuka jalur serangan saat lawan menekan tinggi. Dalam konteks itu, kemampuan Onana melepaskan umpan panjang menjadi salah satu alasan Fortune masih melihat kualitas besar pada dirinya.
Masa Depan Masih Terikat Manchester United
Onana masih berstatus sebagai kiper Manchester United, meski kembali dipinjamkan ke Trabzonspor selama semusim. Kontraknya bersama Manchester United masih berlaku hingga musim panas 2028.
Masa peminjaman di Trabzonspor menjadi periode penting bagi Onana untuk kembali menunjukkan kemampuannya. Status kontraknya juga berarti masa depannya masih berkaitan dengan Manchester United dalam jangka waktu yang cukup panjang.
Bagi Fortune, persoalan utama Onana saat ini tidak semata-mata menyangkut kemampuan teknis. Ia menilai sang kiper perlu memulihkan kepercayaan diri agar dapat kembali tampil pada level terbaiknya.
“Dia hanya perlu memulihkan kepercayaan dirinya saat ini, karena sayangnya, ketika seorang kiper melakukan kesalahan, seluruh dunia akan melihatnya,” kata Fortune. Posisi penjaga gawang memang membuat kesalahan individu lebih mudah menjadi sorotan dibandingkan kesalahan di area lain.
Fortune menilai apresiasi terhadap kemampuan Onana kerap tertutup oleh perhatian besar terhadap kekeliruannya. Ia berharap Onana dapat kembali memperlihatkan kualitasnya sebagai kiper yang piawai membangun serangan dari belakang.






