Santos Menang 3-0 di Tengah Penolakan Salaman Thiago Mendes kepada Neymar

Santos membawa pulang kemenangan 3-0 atas Vasco da Gama di Stadion Sao Januario, dalam pertandingan yang turut diwarnai ketegangan Neymar dan Thiago Mendes. Hasil telak itu memperlihatkan Santos tetap mampu menjaga efektivitas permainan di tengah konflik personal dua pemain.

Tiga gol tanpa balas membuat Santos menguasai laga, sementara Vasco da Gama tidak mampu memberikan respons di kandang sendiri. Kemenangan tersebut menjadi catatan penting karena perhatian pertandingan juga tertuju pada hubungan dingin dua kapten tim.

Tiga Pencetak Gol Santos

Gabriel Barbosa membuka keunggulan Santos dalam laga tersebut. Willian Arao dan Luan Peres kemudian melengkapi kemenangan tim tamu menjadi 3-0.

Pencetak GolTimHasil Akhir
Gabriel BarbosaSantosVasco da Gama 0-3 Santos
Willian AraoSantosVasco da Gama 0-3 Santos
Luan PeresSantosVasco da Gama 0-3 Santos

Keberhasilan mencetak tiga gol menunjukkan Santos mampu memisahkan urusan pertandingan dari tensi yang melibatkan Neymar. Ketegangan itu sudah terlihat bahkan sebelum bola pertama dimainkan.

Penolakan Terjadi Sebelum Kick-off

Neymar sempat mengulurkan tangan kepada Thiago Mendes menjelang pertandingan dimulai. Thiago Mendes tidak menyambut gestur tersebut, sehingga suasana dingin di antara keduanya langsung menjadi perhatian.

Momen serupa kembali terjadi ketika kedua kapten berdiri bersama wasit untuk menjalani tos koin. Neymar kembali menawarkan jabat tangan, tetapi Thiago Mendes sekali lagi memilih tidak membalasnya.

Dua penolakan itu memperjelas bahwa persoalan antara keduanya belum mereda saat mereka bertemu di Liga Brasil. Pertandingan di Sao Januario pun menjadi panggung terbaru dari perseteruan yang telah berlangsung sejak masa mereka berkarier di Liga Prancis.

Kartu Kuning untuk Kedua Pemain

Ketegangan sebelum laga berlanjut ketika pertandingan berlangsung. Neymar dan Thiago Mendes terlibat konfrontasi di lapangan hingga wasit memberikan kartu kuning kepada masing-masing pemain.

Kartu kuning tersebut menjadi penanda bahwa rivalitas personal ikut memengaruhi atmosfer pertandingan. Namun, tidak ada keterangan mengenai insiden lanjutan yang mengubah jalannya laga ataupun hasil akhir.

Santos tetap mampu mempertahankan fokus hingga peluit akhir. Di tengah sorotan terhadap dua pemain itu, tiga gol yang dicetak tim tamu menjadi pembeda utama dalam duel melawan Vasco da Gama.

Rivalitas Sejak Liga Prancis

Menurut CNN Indonesia, hubungan buruk Neymar dan Thiago Mendes bermula pada 2020. Saat itu, Thiago Mendes mencederai Neymar ketika keduanya masih bermain di kompetisi Liga Prancis.

Perselisihan tersebut kembali memanas pada paruh pertama 2026. Neymar disebut secara langsung menyebut Thiago Mendes sebagai “bajingan” dalam sebuah siaran televisi.

Latar belakang itu menjelaskan mengapa penolakan jabat tangan di Sao Januario mendapat perhatian besar. Pertemuan terbaru mereka memperpanjang catatan konflik personal yang kini kembali muncul dalam persaingan Liga Brasil.

Bagi Santos, kemenangan 3-0 memastikan cerita pertandingan tidak hanya berhenti pada perselisihan dua pemain. Tim tersebut mampu mengubah laga yang sarat ketegangan menjadi kemenangan meyakinkan di markas Vasco da Gama.

Baca Juga