Setelah Deuce 20-20, Thalita Menantang An Se-young Usai Menang Telak

Thalita Ramadhani Wiryawan memastikan tiket ke babak 32 besar Kejuaraan Dunia 2026 setelah menundukkan Ines Lucia Castillo Salazar dengan skor 22-20, 21-7. Kemenangan itu menjadi modal penting sebelum wakil Indonesia tersebut menghadapi pemain nomor satu dunia, An Se-young.

Laga ini memperlihatkan perubahan besar dalam permainan Thalita. Ia harus bertahan dalam tekanan hingga deuce pada gim pertama, lalu menguasai gim kedua dengan selisih 14 poin.

Tantangan Berat Menanti di Babak 32 Besar

Hasil melawan Salazar membawa Thalita melangkah ke fase berikutnya di Kejuaraan Dunia 2026. Lawan yang menanti adalah An Se-young dari Korea Selatan, yang berstatus sebagai pemain nomor satu dunia.

Pertandingan berikutnya menjadi ujian berbeda bagi Thalita setelah ia menunjukkan kemampuan menjaga ketenangan pada poin-poin akhir. Kemenangan atas wakil Peru itu juga memperlihatkan kemampuannya mengubah pertandingan ketat menjadi kemenangan meyakinkan.

Pertandingan babak pertama tersebut digelar di Indira Gandhi Arena, New Delhi, India, pada Senin (17/8/2026). Detik Sport melaporkan Thalita mampu meredam perlawanan Salazar dalam dua gim langsung.

Ringkasan Perjalanan Dua Gim

GimSkorMomen Penting
Pertama22-20Salazar memaksakan deuce setelah tertinggal 17-20
Kedua21-7Thalita memimpin 11-2 pada interval

Tekanan Salazar di Gim Pembuka

Thalita mengawali gim pertama dengan keunggulan 5-2, tetapi Salazar segera menyamakan skor menjadi 6-6. Persaingan kemudian terus berlangsung rapat hingga kedudukan 8-8.

Salazar sempat memimpin dua angka dalam fase berikutnya. Thalita merespons dengan tiga poin beruntun untuk kembali mengambil kendali permainan.

Rangkaian tersebut membuat Thalita menutup interval gim pembuka dengan keunggulan tipis 11-10. Keadaan belum berubah menjadi aman karena Salazar tetap memberi tekanan dalam reli-reli selanjutnya.

Setelah interval, Thalita kembali berada di depan pada skor 15-13. Salazar kembali menyamakan kedudukan menjadi 16-16, sehingga perebutan gim pertama memasuki fase yang semakin menentukan.

Thalita lebih dahulu mencapai game point saat unggul 20-17. Namun, Salazar merebut tiga angka beruntun dan memaksa pertandingan berlanjut ke deuce 20-20.

Thalita tidak kehilangan ketenangan dalam situasi tersebut. Ia merebut dua poin penting untuk menutup gim pertama dengan skor 22-20.

Enam Poin Beruntun Mengubah Arah Laga

Gim kedua berjalan dengan pola yang sangat berbeda dari gim pembuka. Thalita langsung memegang kendali setelah membuka keunggulan 3-1.

Ia kemudian mencatat enam poin tanpa putus untuk memperlebar jarak menjadi 9-1. Salazar hanya mampu menambah satu angka lagi sebelum interval, ketika Thalita memimpin 11-2.

Keunggulan besar itu membuat ruang kebangkitan Salazar semakin sempit. Thalita menjaga dominasi hingga mengakhiri gim kedua dengan skor 21-7.

Hasil tersebut menegaskan dua sisi permainan Thalita dalam satu pertandingan. Ia mampu melewati tekanan pada gim pertama sebelum tampil jauh lebih dominan pada gim kedua menjelang pertemuan dengan An Se-young.

Baca Juga