Blue Blood Stable meraih satu medali perak dan satu medali perunggu pada HBA Liga Memanah Berkuda Indonesia Series 3 2026 di Bogor, Jawa Barat. Capaian itu diperoleh ketika kompetisi diikuti 90 entri peserta, termasuk pemanah berkuda dari Malaysia.
Sultan Shadiq menjadi peraih perak pada nomor Skirmish di Open Class. Sementara Omar El Farooq Putra Alleut menyumbangkan perunggu dari nomor Tower 90 Professional Class.
Persaingan Ketat dalam Seri Pamungkas
Kejuaraan berlangsung di HBA Al Kahfi Stable, Tajur Halang, Bogor, pada 16 Agustus 2026. Ajang tersebut menjadi seri pamungkas dalam rangkaian HBA Liga Memanah Berkuda Indonesia.
Kehadiran peserta Malaysia memberi tambahan tantangan dalam persaingan pada edisi ini. Omar menilai kompetisi berjalan sangat ketat karena para peserta tidak hanya berasal dari dalam negeri.
Menurut Kompas.com, kejuaraan ini turut memperebutkan Piala Ketua Harian PP Pordasi dan Piala Blue Blood Stable. Pertandingan digelar di lintasan berputar maupun lintasan lurus dengan sejumlah trofi sebagai target para atlet.
Empat Atlet Tampil pada Dua Nomor
Blue Blood Stable menurunkan empat atlet untuk mengikuti dua nomor pertandingan. Selain Sultan dan Omar, tim juga diperkuat Kenzie Alkautsar serta Kaisar Akhtar.
Professional Class mempertandingkan nomor Tower 90, sedangkan Open Class menggelar Skirmish. Keempat atlet tersebut tercatat tampil pada kedua nomor yang tersedia bagi tim.
| Kelas | Nomor | Atlet | Hasil |
|---|---|---|---|
| Professional Class | Tower 90 | Omar El Farooq Putra Alleut | Medali perunggu |
| Professional Class | Tower 90 | Kaisar Akhtar | Peringkat 4 |
| Professional Class | Tower 90 | Sultan Shadiq | Peringkat 5 |
| Professional Class | Tower 90 | Kenzie Alkautsar | Peringkat 10 |
| Open Class | Skirmish | Sultan Shadiq | Medali perak |
| Open Class | Skirmish | Omar El Farooq Putra Alleut | Peringkat 4 |
| Open Class | Skirmish | Kenzie Alkautsar | Peringkat 5 |
| Open Class | Skirmish | Kaisar Akhtar | Peringkat 6 |
Hasil Tower 90 menunjukkan Omar sebagai atlet Blue Blood Stable dengan pencapaian tertinggi pada kelas profesional. Kaisar menempel di urutan keempat, sedangkan Sultan dan Kenzie masing-masing berada di posisi kelima serta kesepuluh.
Pada Skirmish, Sultan menempati podium kedua dan menjadi penyumbang medali perak bagi tim. Omar berada satu tingkat di bawah podium, sementara Kenzie dan Kaisar mengisi posisi kelima serta keenam.
Persiapan Kuda untuk Kejuaraan Berikutnya
Sultan langsung mengarahkan perhatian pada persiapan setelah rangkaian pertandingan di Bogor berakhir. Ia menekankan kebutuhan menyiapkan kuda-kuda yang menjadi pasangan bertanding demi menunjang penampilan pada kejuaraan selanjutnya.
Dalam keterangan resmi pada 17 Agustus 2026, Sultan menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diterima tim. “Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas dukungan penuh dari Blue Blood Stable, dan mudah-mudahan ke depannya kami berempat akan lebih maksimal lagi dalam memberikan prestasi di kejuaraan-kejuaraan HBA selanjutnya,” ucapnya.
Blue Blood Stable membangun tim memanah berkuda sebagai bagian dari keterlibatannya dalam olahraga tersebut. Stable ini juga mendukung penyelenggaraan kompetisi di dalam negeri agar dapat berlangsung lebih profesional.
Dalam pembinaan atlet nasional, dukungan terhadap tim dan pelaksanaan kompetisi menjadi peran yang dijalankan Blue Blood Stable sejak terlibat di kancah memanah berkuda. Dua medali dari seri ketiga menambah catatan prestasi tim pada kompetisi nasional.






