Srikandi Merdeka Cup tidak hanya menghadirkan pertandingan sepak bola putri internasional di Kudus, tetapi juga membuka ruang bagi 35 UMKM lokal melalui Srikandi Fair. Pengunjung dapat menikmati sajian kuliner, wahana keluarga, serta menyaksikan jalannya pertandingan dari layar monitor besar di luar arena.
Kemeriahan di luar stadion berlangsung ketika Putri Nusantara, tim Indonesia U-16, menjalani laga Grup B melawan Singapura. Tim tersebut harus mengakui keunggulan Singapura dengan skor 0-2, namun pertandingan ini menjadi pengalaman internasional bagi para pemain muda.
Dua Lokasi untuk Pertandingan dan Aktivitas Publik
Rangkaian Srikandi Merdeka Cup memusatkan pertandingan di Supersoccer Arena, sedangkan kegiatan masyarakat ditempatkan di Lapangan Rendeng yang berada di seberangnya. Pembagian lokasi ini membuat pengunjung tetap dapat mengikuti kompetisi sambil menikmati agenda hiburan di area terbuka.
| Lokasi | Kegiatan Utama | Fasilitas bagi Pengunjung |
|---|---|---|
| Supersoccer Arena | Pertandingan sepak bola putri | Area utama kompetisi |
| Lapangan Rendeng | Srikandi Fair dan hiburan publik | Layar monitor, booth UMKM, serta wahana anak |
Layar monitor besar di Lapangan Rendeng memungkinkan pertandingan tetap disaksikan tanpa harus berada di dalam stadion. Kehadiran fasilitas tersebut menghubungkan suasana turnamen dengan aktivitas keluarga dan pelaku usaha lokal di Srikandi Fair.
Area pameran ini juga menampilkan replika trofi berukuran raksasa sebagai elemen visual bagi pengunjung. Selain booth makanan dari UMKM Kudus, tersedia bianglala, komidi putar, dan panggung hiburan untuk melengkapi kegiatan masyarakat.
Kirab Kebudayaan Menyambut Turnamen
Pembukaan rangkaian acara diawali kirab kebudayaan dari Alun-alun Simpang 7 Kudus menuju Lapangan Rendeng. Marching band SMK Wisudha Karya ikut mengiringi perjalanan menuju lokasi Srikandi Fair.
Bupati Kudus Sam’ani Intakoris mengikuti kirab bersama Wakil Bupati Bellinda Birton. Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation Yoppy Rosimin dan Program Director Srikandi Merdeka Cup Teddy Tjahjono juga hadir dalam pembukaan tersebut.
Kirab menjadi bagian dari penyambutan turnamen yang digelar bertepatan dengan peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia ke-81. Lapangan Rendeng diposisikan sebagai ruang publik yang melengkapi penyelenggaraan kompetisi di Supersoccer Arena.
Harapan bagi Ekonomi Lokal dan Pemain Muda
Sam’ani menilai penyelenggaraan turnamen ini memberi arti bagi citra Kudus, ekonomi kerakyatan, dan perkembangan pemain sepak bola putri. Menurutnya, kehadiran ajang internasional dapat memperkuat posisi Kudus sebagai destinasi wisata olahraga.
“Ini menjadi suatu keberkahan dan rahmat bagi Kabupaten Kudus dengan terselenggaranya turnamen sepak bola putri level internasional yang disponsori Bakti Olahraga Djarum Foundation dan Caffino,” kata Sam’ani Intakoris. Ia menyebut kegiatan tersebut dapat mengangkat ekonomi kerakyatan sekaligus mendukung prestasi putri bangsa melalui sepak bola.
Di sisi kompetisi, hasil laga melawan Singapura menjadi tantangan bagi Putri Nusantara dalam lanjutan Grup B. Pelatih Takumi Taniguchi menyatakan para pemain telah berupaya memberikan kemampuan terbaiknya meski belum memperoleh hasil yang diharapkan.
“Maaf atas kekalahannya, tapi pemain sudah memberikan yang terbaik. Semoga di pertandingan selanjutnya kami bisa menang. Para pemain masih sangat muda,” ujar Takumi Taniguchi.
Takumi menekankan bahwa sebagian besar pemain Putri Nusantara baru pertama kali tampil pada pertandingan level internasional. Ia memandang pengalaman di Srikandi Merdeka Cup penting karena para pemain muda tersebut masih memiliki perjalanan panjang dalam perkembangan kariernya.






