Sebanyak 4.800 kapal nelayan dan 200 gapura ikonis di berbagai daerah mendapat dukungan pengecatan bernuansa Merah Putih. Skala kegiatan ini menempatkan sarana kerja masyarakat pesisir dan ruang publik perkotaan dalam satu rangkaian perawatan.
Bagi nelayan, pengecatan kapal tidak semata mengubah tampilan armada ketika berada di pelabuhan atau melaut. Lapisan cat juga berfungsi membantu melindungi kapal dari paparan cuaca serta organisme laut yang dapat mengganggu kondisinya.
Kapal merupakan bagian penting dari sumber penghidupan dan aktivitas harian masyarakat pesisir. Karena itu, perawatan badan kapal berkaitan langsung dengan sarana yang digunakan nelayan untuk mencari nafkah.
| Objek Program | Jumlah | Fungsi Utama |
|---|---|---|
| Kapal nelayan | 4.800 kapal | Mendukung perawatan sarana melaut di pesisir |
| Gapura ikonis | 200 gapura | Mempercantik ruang publik dan ikon daerah |
Kolaborasi di Kawasan Pesisir
Salah satu kegiatan pengecatan kapal dilakukan bersama Paguyuban Nelayan Putra Sang Fajar di Cilacap, Jawa Tengah. Keterlibatan kelompok nelayan tersebut memperlihatkan upaya perawatan armada dilakukan dekat dengan kebutuhan masyarakat yang menggunakannya.
Program ini dijalankan Nippon Paint Indonesia melalui Program CSR Merah Putih. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari inisiatif CSR Colouring Lives yang telah berlangsung sejak 2016 dan kini memasuki satu dekade pelaksanaan.
Pelaksanaannya melibatkan pemerintah daerah, komunitas, dan warga setempat. Kolaborasi itu diarahkan untuk mempercantik sekaligus menjaga ruang yang dipakai masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.
General Manager TU Division Nippon Paint Indonesia Mark Liew menyatakan penggunaan Merah Putih memiliki arti yang melampaui unsur visual. Menurut dia, kegiatan bersama perlu memberi dampak yang dapat dirasakan masyarakat.
“Semangat Merah Putih bukan hanya diwujudkan melalui warna, tetapi juga melalui aksi nyata yang dikerjakan bersama untuk memberikan dampak bagi masyarakat,” ujar Mark Liew. Ia berharap program tersebut dapat menumbuhkan kebanggaan terhadap ruang publik, memperkuat gotong royong, dan mendorong lebih banyak pihak menjaga lingkungan sekitar.
Ikon Kota Turut Dirawat
Di Kota Bogor, Lawang Suryakancana termasuk dalam Program Gapura Ikonis Merah Putih. Gapura itu dikenal sebagai ikon kota sekaligus pintu masuk ke kawasan kuliner Suryakancana yang lekat dengan destinasi kuliner dan budaya Bogor.
Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim menilai beautifikasi kawasan dapat membuat ruang publik lebih menarik. Langkah tersebut juga dipandang berpotensi memperkuat kepedulian warga terhadap ikon kota.
“Lawang Suryakancana merupakan salah satu ikon Kota Bogor yang menjadi kebanggaan masyarakat sekaligus pintu masuk kawasan kuliner legendaris,” ujar Dedie A. Rachim. Ia mengapresiasi kontribusi Nippon Paint dalam mendukung beautifikasi kawasan melalui program CSR.
Sebelum Lawang Suryakancana, dukungan pengecatan juga diberikan kepada Lawang Salapan dan Jembatan Otista di Kota Bogor. Rangkaian tersebut menunjukkan bahwa perawatan identitas visual kota dapat dilakukan melalui pemeliharaan landmark yang digunakan dan dikenali masyarakat.
Semangat Kemerdekaan di Ruang Bersama
Program CSR Merah Putih menempatkan warna nasional pada ruang publik dan sarana kerja nelayan dalam perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Merah Putih digunakan sebagai simbol kebangsaan sekaligus ajakan untuk merawat lingkungan secara bersama-sama.
Dari kapal yang berangkat melaut hingga gapura di tengah kota, kegiatan ini menghubungkan kehidupan pesisir dengan ruang publik. Perawatan sarana bersama menjadi pesan yang dibawa melalui pengecatan di berbagai daerah tersebut.






