Pin Biru Teddy di HUT ke-81 RI Berbeda dari Panduan Resmi, Ini Titik Persoalannya

Pin berangka 81 berwarna biru yang dikenakan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya pada peringatan kemerdekaan menarik perhatian karena tampilannya berbeda dari ketentuan warna logo resmi. Pedoman identitas visual HUT ke-81 RI menyatakan angka 81 hanya dapat digunakan dalam warna merah atau putih.

Perbedaan itu belum dapat langsung dimaknai sebagai pelanggaran, sebab informasi yang beredar hanya memperlihatkan pin dalam foto. Belum ada penjelasan apakah atribut biru tersebut merupakan reproduksi Logo HUT ke-81 RI atau desain lain yang terpisah dari identitas resmi.

Teddy mengenakan pin itu saat mengikuti rangkaian upacara peringatan kemerdekaan di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin, 17 Agustus 2026. Elemen angka 81 pada atribut tersebut kemudian menjadi bahan pembahasan karena berkaitan langsung dengan penanda perayaan kemerdekaan tahun itu.

Dalam foto yang beredar di media sosial, angka 81 pada pin tampak tidak menggunakan warna merah maupun putih. Kontras visual inilah yang memunculkan pertanyaan mengenai kesesuaiannya dengan panduan yang telah diterbitkan pemerintah.

Ketentuan untuk angka 81

Pemerintah menerbitkan pedoman identitas visual setelah menetapkan logo peringatan kemerdekaan tahun 2026. Dokumen itu mengatur warna dan tata letak logo untuk kebutuhan publikasi serta atribut peringatan.

Selain membatasi pilihan warna menjadi merah atau putih, pedoman tersebut juga melarang bentuk angka 81 dimiringkan. Bentuknya tidak diperbolehkan diubah secara sembarangan agar identitas visual tetap konsisten.

Aturan tersebut menjadi dasar perhatian terhadap pin yang dikenakan Teddy. Apabila warna biru pada pin memang digunakan sebagai bagian dari logo resmi, tampilannya tidak sama dengan ketentuan yang tercantum dalam pedoman.

Suara.com melaporkan perhatian publik berfokus pada perbedaan antara warna pin yang terlihat biru dan aturan warna angka 81. Namun, laporan itu juga tidak memuat keterangan mengenai status desain pin tersebut sebagai logo resmi atau atribut berbeda.

Identitas visual peringatan kemerdekaan

Logo HUT ke-81 RI mengangkat makna keberagaman budaya, bahasa, dan latar belakang masyarakat Indonesia. Unsur-unsur itu digambarkan sebagai kekuatan yang menyatu dalam tujuan membangun bangsa.

Konsep tersebut selaras dengan tema peringatan tahun 2026, yakni Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur. Karena berfungsi sebagai identitas resmi perayaan, unsur warna dan bentuk dalam logo mendapat pengaturan khusus.

Konsistensi identitas visual diperlukan agar materi peringatan memiliki tampilan yang seragam di berbagai penggunaan. Karena itu, perubahan kecil pada elemen angka dan warna dapat menjadi perhatian ketika dikaitkan dengan logo resmi.

Desain logo HUT ke-81 RI merupakan karya Fajar Novaryo dari Aman Design Biro Padang, Sumatra Barat. Karya itu terpilih melalui sayembara yang melewati penyaringan sejumlah desain sebelum pemilihan daring oleh masyarakat.

Pedoman identitas visual kemudian menjadi acuan dalam penggunaan logo pada materi publikasi dan atribut peringatan. Perbincangan mengenai pin biru Teddy memperlihatkan bahwa publik juga mencermati detail penggunaan simbol peringatan kemerdekaan.

Dengan belum adanya keterangan mengenai asal-usul dan status desain pin tersebut, perbedaan warna yang terlihat pada foto masih menyisakan pertanyaan. Kepastian mengenai kesesuaiannya bergantung pada apakah pin itu memakai elemen logo resmi atau tidak.

Baca Juga