Pep Guardiola membuka kabar perceraiannya dengan Cristina Serra di hadapan skuad Manchester City saat tim sedang menghadapi tekanan besar. Pengakuan pribadi itu disampaikan pelatih asal Spanyol tersebut di ruang ganti setelah City kalah 0-2 dari Juventus di Turin.
Momen pada 11 Desember 2024 itu terekam dalam serial dokumenter Amazon Prime Video, A Beautiful Obsession. Ketika Guardiola berbicara kepada para pemain, kabar perpisahannya dengan Serra belum diketahui publik.
Guardiola memakai persoalan rumah tangganya untuk menegaskan bahwa tim telah kehilangan daya juang. Ia mengatakan perpisahan itu bukan terjadi karena rasa cinta mereka hilang, melainkan karena hubungan keduanya telah berubah.
"Teman-teman, saya ingin mengakui sesuatu. Saya bercerai dari wanita tercantik di planet kalian," kata Guardiola kepada para pemain. Ia lalu mengaitkan situasi tersebut dengan kondisi City dengan berkata, "Kami kehilangan semangat."
Pengakuan di Tengah Performa Menurun
Kekalahan di Turin menjadi latar penting dari pidato emosional Guardiola di ruang ganti. Dokumenter tersebut merekam tekanan yang dihadapi City sepanjang musim 2024-2025, termasuk kemarahan sang pelatih terhadap penurunan penampilan skuadnya.
Guardiola menyatakan beban pekerjaan tetap ia jalani ketika keluarganya berada jauh di tengah proses perceraian. Ia menilai pengorbanan itu tidak sejalan dengan performa yang ditunjukkan para pemain di lapangan.
"Saya menjalani hidup saya, perceraian saya… dan keluarga saya jauh karena kalian semua. Dan apa yang saya dapatkan sebagai imbalannya? Penampilan buruk yang kalian lakukan, kalian semua," ucapnya. Pernyataan tersebut memperlihatkan bagaimana persoalan pribadi dan tuntutan profesional bertemu dalam periode sulit City.
| Peristiwa | Waktu | Keterangan |
|---|---|---|
| Kekalahan dari Juventus | 11 Desember 2024 | Manchester City kalah 0-2 di Turin. |
| Pengakuan Guardiola di ruang ganti | Setelah laga melawan Juventus | Ia mengungkap perceraian kepada skuad City. |
| Kabar perceraian diketahui media | Sekitar sebulan kemudian | Informasi tersebut baru muncul ke publik setelah momen itu. |
| Penayangan A Beautiful Obsession | 19 Agustus 2026 | Serial dokumenter empat episode dijadwalkan tayang. |
Kritik Keras kepada Para Pemain
Dalam bagian lain, Guardiola melontarkan kritik tajam terhadap sikap yang ia nilai kurang gigih. Ia menekankan bahwa keputusan pelatih seharusnya dijawab dengan kerja keras, bukan keluhan atau ekspresi kecewa.
"Ini memuakkan, teman-teman. Sialan, saya benar-benar muak. Ketika saya melihat itu, saya merasa lelah. Hampa. Saya ingin berhenti," kata Guardiola dalam rekaman tersebut. Luapan itu menggambarkan tingkat frustrasinya terhadap situasi yang dihadapi tim.
Ia juga mengingatkan para pemain bahwa posisi pelatih dapat berubah jika hasil dan sikap tidak membaik. "Apakah kalian tahu apa yang akan terjadi? Kalian akan memiliki pelatih lain. Jika saya melihat satu saja wajah sedih di akhir musim, saya akan membunuh kalian," tuturnya.
Pesan serupa kembali disampaikan Guardiola ketika membahas respons pemain atas keputusannya. "Jika saya melihat wajah kalian mengeluh tentang sesuatu saat saya mengambil keputusan, saya akan membunuh kalian, sialan… Bekerjalah lebih keras, berkinerjalah lebih baik, hiduplah lebih baik," ujarnya.
Hubungan Panjang dengan Cristina Serra
Guardiola dan Cristina Serra telah menjalin hubungan lebih dari tiga dekade setelah pertama kali bertemu di toko pakaian milik keluarga Serra. Keduanya kemudian menikah secara sipil di Matadepera, Barcelona, pada Mei 2014.
Pasangan itu memiliki tiga anak, yaitu Maria, Màrius, dan Valentina. Meski berpisah, keduanya disebut tetap menjaga hubungan keluarga yang harmonis demi anak-anak mereka.
A Beautiful Obsession disutradarai Kevin Macdonald dan John De Caux dalam format empat episode. Selain sisi pribadi Guardiola, serial itu juga memuat wawancara dengan manajemen Manchester City, termasuk Ferran Soriano dan Khaldoon Al Mubarak.
Tayangan tersebut turut memperlihatkan momen perpisahan emosional Guardiola dari klub yang telah dibelanya selama satu dekade. Rekaman di ruang ganti menjadi salah satu bagian yang menampilkan tekanan besar di balik perjalanan City pada musim 2024-2025.






