Persib Bandung berpeluang mengubah peta persaingan Grup E Wilayah Timur AFC Champions League 2 2026-2027. Klub asal Indonesia itu akan menjadi lawan terakhir The Cong-Viettel apabila mampu melewati Manila Digger pada laga play-off.
Potensi hadirnya Persib mendapat perhatian karena tim tersebut dinilai memiliki kedalaman skuad serta basis pendukung yang kuat. The Thao 247 menempatkan calon wakil Indonesia itu sebagai ancaman yang perlu diperhitungkan klub Vietnam tersebut.
Laga antara Persib dan Manila Digger dari Filipina dijadwalkan berlangsung pada 31 Agustus. Hasil pertandingan itu akan menentukan susunan akhir Grup E Wilayah Timur.
Jika Persib lolos, Grup E akan mempertemukan empat tim dengan karakter permainan yang berbeda. The Cong-Viettel harus menghadapi kecepatan FC Seoul, kekuatan fisik Melbourne Victory, serta potensi tekanan suporter dari Persib.
Komposisi Grup E dan tantangannya
| Tim | Status di Grup E | Tantangan bagi The Cong-Viettel |
|---|---|---|
| FC Seoul | Sudah masuk grup | Kecepatan permainan |
| Melbourne Victory | Sudah masuk grup | Fisik dan duel bola atas |
| Persib Bandung | Menunggu play-off | Kedalaman skuad dan suporter |
Undian fase grup berlangsung di Kuala Lumpur, Malaysia, pada Selasa, 18 Agustus 2026. The Cong-Viettel telah dipastikan berada satu grup dengan FC Seoul dari Korea Selatan dan Melbourne Victory dari Australia.
FC Seoul dipandang sebagai salah satu kekuatan tradisional Korea Selatan dengan permainan yang mengandalkan tempo cepat. Karakter itu menuntut The Cong-Viettel menjaga intensitas permainan saat berhadapan dengan wakil Korea Selatan tersebut.
Melbourne Victory membawa ancaman lain melalui permainan fisik dan kekuatan dalam duel udara. Perjalanan menuju Australia juga berpotensi meningkatkan beban fisik pemain Vietnam dalam jadwal kandang dan tandang.
Persiapan The Military Team
Pelatih Velizar Popov perlu mengelola kondisi pemain, khususnya saat tim harus melakukan perjalanan jauh ke markas Melbourne Victory. Faktor kelelahan menjadi salah satu hal yang perlu diantisipasi sepanjang kompetisi antarklub Asia.
The Cong-Viettel memasuki turnamen setelah finis sebagai runner-up V.League 2025-2026. Tiket mereka ke level Asia dipastikan melalui kemenangan 1-0 atas CAHN FC pada pertandingan terakhir liga domestik.
Klub berjuluk The Military Team itu juga menambah pemain asing untuk menghadapi persaingan di tingkat benua. Manajemen tetap mempertahankan kerangka utama tim yang diisi sejumlah pemain berlabel tim nasional.
Regulasi musim ini membagi 32 peserta ke dalam delapan grup di Zona Timur dan Zona Barat. Setiap tim memainkan laga kandang dan tandang untuk memperebutkan dua posisi teratas menuju babak 16 besar.
Fase grup dijadwalkan mulai bergulir pada pertengahan September 2026. Sebelum itu, perhatian The Cong-Viettel tertuju pada duel Persib melawan Manila Digger yang akan melengkapi komposisi Grup E.






