Nilai Nol Mendominasi Tes Kalkulus UC Berkeley, Kesenjangan Matematika Kian Mengkhawatirkan

Nilai yang paling sering muncul dalam ujian diagnostik Kalkulus I di UC Berkeley pada 2022-2023 adalah nol. Dosen matematika Zvezdelina Stankova menilai lebih dari sepertiga mahasiswa dalam periode itu memiliki kekurangan pemahaman matematika yang parah.

Temuan tersebut mengungkap persoalan yang tidak lazim di kampus elite Amerika Serikat. Sebagian mahasiswa baru dinilai tertinggal lima hingga delapan tahun dalam pelajaran matematika, padahal mereka berada di kelas yang sama dengan mahasiswa yang siap mempelajari kalkulus.

Kesiapan Kalkulus Menurun

Data diagnostik menunjukkan proporsi peserta yang siap atau hampir siap belajar kalkulus turun tajam setelah 2020. Pada 2023, persentasenya bahkan berada di angka 44%.

PeriodeJumlah PesertaSiap atau Hampir Siap KalkulusTemuan Lain
2018-2020Sekitar 2.20071%0,14% berada di bawah aljabar dasar
2021-2023Sekitar 2.80051%, turun menjadi 44% pada 202317% tidak benar pada 8 topik diagnostik

Dalam pengujian periode 2021-2023, kesiapan kalkulus diukur lewat penguasaan lima hingga delapan topik matematika. Hasil yang paling dikhawatirkan Stankova adalah bertambahnya mahasiswa yang tidak menguasai satu pun topik dasar yang diuji.

Kondisi itu mengubah ritme pengajaran di ruang kuliah. Dosen tidak hanya perlu membawa mahasiswa siap ke materi perguruan tinggi, tetapi juga harus membantu kelompok lain mengejar fondasi yang semestinya dipelajari jauh sebelumnya.

Dalam opininya di The San Francisco Standard, Stankova menulis, “Kami menyaksikan mahasiswa berjuang memahami materi yang seharusnya sudah mereka kuasai bertahun-tahun sebelumnya.” Ia menyatakan perkuliahan kerap dihentikan untuk mengulang persamaan linear, alih-alih memperdalam pemahaman tentang persamaan diferensial.

Masalah Serupa di Kampus UC Lain

Gejala penurunan kesiapan akademik juga dicatat di lingkungan University of California, meski tingkat persoalannya tidak sama di setiap kampus. Laporan Senate-Administration Workgroup on Admissions UC San Diego edisi 8 Januari 2026 menyoroti penurunan kemampuan matematika, menulis, dan bahasa mahasiswa baru.

Laporan itu menyebut 70% mahasiswa yang memerlukan dukungan matematika berada di bawah tingkat sekolah menengah pertama. Angka tersebut setara dengan sekitar satu dari 12 mahasiswa baru di UC San Diego.

Antara 2020 dan 2025, jumlah mahasiswa UC San Diego dengan kemampuan matematika di bawah tingkat sekolah menengah atas meningkat hampir 30 kali lipat. Kelompok kerja tersebut merekomendasikan indeks matematika yang memanfaatkan data penempatan dan transkrip untuk memperkirakan kebutuhan kelas penguatan.

Usulan lainnya mencakup pencocokan mahasiswa dengan jurusan yang sesuai, syarat matematika pada program studi tertentu, serta tes awal bagi mahasiswa baru di bidang dengan tuntutan kuantitatif. Kampus juga didorong memberi masukan kepada sekolah jika nilai rapor tidak sejalan dengan hasil tes penempatan, termasuk terkait kemungkinan inflasi nilai.

Perdebatan Penerimaan Tanpa Tes

Penurunan hasil diagnostik itu muncul setelah kampus-kampus UC menghapus penggunaan SAT dan ACT secara bertahap sejak pandemi. Kebijakan tersebut diterapkan dengan mempertimbangkan gangguan pendidikan serta kesetaraan akses, sehingga staf penerimaan tidak lagi boleh mempertimbangkan skor tes terstandar itu.

Stankova bersama ribuan dosen dari 10 kampus UC telah menandatangani surat terbuka yang meminta kampus meninjau kembali kebijakan tersebut. Ia membandingkan langkah UC dengan MIT, Stanford, Harvard, dan Yale yang sempat menangguhkan persyaratan tes sebelum kembali memberlakukannya.

Peninjauan kebijakan penerimaan UC dijadwalkan selesai pada Juni 2027. Kebijakan baru, jika disetujui, tidak dapat berlaku sebelum musim gugur 2028.

Stankova menilai penilaian kesiapan yang lebih cermat dapat membantu calon mahasiswa memilih jalur belajar yang sesuai dengan kemampuannya. Mahasiswa yang belum memiliki fondasi matematika kuat juga dapat memperkuat kemampuan di community college sebelum melanjutkan pendidikan ke kampus UC.

Baca Juga