Susunan kursi Presiden Prabowo Subianto yang berada di antara Presiden RI ke-7 Joko Widodo dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Istana Merdeka ternyata diubah menjelang pertunjukan. Penyesuaian itu dilakukan agar sejumlah tamu memperoleh posisi pandang yang lebih nyaman saat menyaksikan atraksi udara dan kesenian.
Penjelasan tersebut disampaikan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi di Istana Merdeka pada Senin (17/8/2026). Menurutnya, perubahan tempat duduk juga berkaitan dengan penghormatan yang ingin diberikan Presiden Prabowo kepada para tamu undangan.
Penataan Kursi Bersifat Situasional
Prasetyo mengatakan penataan kursi tidak ditetapkan secara kaku sejak awal acara. Panitia menyesuaikannya dengan kondisi lokasi, kebutuhan pertunjukan, serta ruang yang tersedia di area menyaksikan acara.
“Bapak presiden sebagaimana memberikan penghormatan sehingga tadi tempat duduk juga pada saat menyaksikan demo udara maupun pertunjukan kesenian kan minta juga diubah sehingga ada beberapa yang maju ke depan,” ujar Prasetyo. Ia menjelaskan, penempatan sejumlah tamu di bagian depan dimaksudkan untuk mendukung kenyamanan selama pertunjukan berlangsung.
Keterbatasan tempat membuat panitia tidak dapat memindahkan seluruh tamu ke posisi depan. Namun, Prasetyo menegaskan kondisi itu tidak mengurangi penghormatan panitia kepada undangan yang hadir.
“Situasional itu kita sesuaikan, cuma tadi karena keterbatasan juga tidak bisa semuanya berada di depan tapi tidak mengurangi rasa hormat kami sebagai panitia,” tambahnya. Pernyataan itu menempatkan susunan kursi Prabowo, Jokowi, dan Gibran sebagai bagian dari pengaturan teknis acara.
Tawa Bersama Saat Atraksi Udara
Dalam tayangan acara, Prabowo terlihat duduk di antara Jokowi dan Gibran sambil menyaksikan rangkaian pertunjukan. Ketiganya beberapa kali tampak berbagi tawa ketika atraksi udara dan penampilan kesenian berlangsung.
Momen tersebut terekam dalam siaran YouTube Sekretariat Presiden. Gibran terlihat tersenyum ketika Prabowo dan Jokowi berbincang sambil tertawa dari area tempat duduk yang telah disesuaikan.
Sejumlah jet tempur melintas dalam atraksi flypass di hadapan para tamu. Jupiter Aerobatic Team atau JAT TNI Angkatan Udara juga menampilkan demonstrasi udara pada rangkaian acara tersebut.
Kedekatan Prabowo dan Jokowi menjadi salah satu bagian yang terlihat jelas dalam rekaman itu. Kehadiran Gibran di sisi keduanya turut menonjol karena memperlihatkan interaksi santai selama pertunjukan berlangsung.
Istana Sebut Keakraban Prabowo dan Jokowi Wajar
Prasetyo menilai hubungan akrab antara Prabowo dan Jokowi bukan hal yang baru. Ia menyebut kedekatan keduanya telah tampak dalam berbagai kesempatan sebelumnya.
“Ya seharusnya begitu memang. Selama ini beliau (Presiden Prabowo) dengan Presiden Jokowi akrab, dan kadang di media sosial menyebutnya ‘bestie’ juga,” kata Prasetyo.
Penjelasan Istana menekankan bahwa posisi duduk tersebut tidak hanya berkaitan dengan kedekatan personal di antara tokoh yang hadir. Tata letak itu juga disusun untuk menyesuaikan pandangan tamu terhadap demonstrasi udara dan pertunjukan kesenian.
Dengan demikian, momen Prabowo, Jokowi, dan Gibran yang tertangkap kamera berada dalam konteks pengaturan acara yang berubah pada saat-saat akhir. Panitia menyatakan penyesuaian tersebut dilakukan sesuai situasi tanpa mengurangi penghormatan kepada seluruh tamu undangan.






