Almería mengirim peringatan keras pada pembuka Segunda División 2026-2027 dengan menundukkan Eldense 3-0 di Stadion Juegos Mediterráneos, Senin malam. Seluruh gol tuan rumah tercipta sebelum turun minum, membuat Eldense tidak sempat membangun perlawanan yang berarti.
Keunggulan besar pada babak pertama menjadi fondasi kemenangan Almería. Tim tuan rumah tampil agresif dalam membaca ruang, memaksimalkan bola mati, serta menjaga efektivitas ketika peluang datang.
Dominasi Tiga Gol sebelum Jeda
Gol pembuka lahir pada menit ke-15 melalui sundulan Bonini. Ia menyambut sepak pojok yang dikirim Melamed untuk membawa Almería unggul lebih dahulu.
Tekanan Almería berlanjut dan menghasilkan gol Stefan Dzodic pada babak pertama. Gol tersebut sempat diperiksa melalui VAR sebelum akhirnya disahkan.
Melamed kemudian menutup penampilan dominan tuan rumah dengan tembakan jarak jauh. Gol itu memastikan Almería memasuki jeda dengan keunggulan 3-0.
| Pencetak Gol | Waktu | Situasi |
|---|---|---|
| Bonini | Menit ke-15 | Sundulan dari sepak pojok Melamed |
| Stefan Dzodic | Babak pertama | Gol disahkan melalui VAR |
| Melamed | Babak pertama | Tembakan jarak jauh |
Melamed dan Dzodic Menentukan Arah Laga
Melamed menjadi salah satu penggerak utama serangan Almería melalui assist dan golnya. Kontribusinya memberi variasi ancaman, baik lewat bola mati maupun percobaan dari luar kotak penalti.
Dzodic juga memegang peran penting di lini tengah, tidak hanya lewat golnya. Permainannya yang tegas membantu Almería mengatur arah pertandingan ketika Eldense berusaha menemukan celah.
Keunggulan tiga gol memberi ruang bagi García Pimienta untuk mengelola laga secara lebih terkendali setelah jeda. Almería tetap menjaga kontrol permainan meski Eldense meningkatkan tekanan demi mengejar ketertinggalan.
Peluang Tambahan Tidak Mengubah Skor
Brian Cipenga menjalani debut resminya dan mendapat sambutan meriah dari pendukung di Stadion Juegos Mediterráneos. Sementara itu, Arribas memperoleh tepuk tangan hangat ketika ditarik keluar pada menit ke-80 setelah bekerja keras mencari gol pertamanya musim ini.
Almería sebenarnya berpeluang memperlebar jarak lewat penalti yang didapat Miguel de la Fuente. Namun kesempatan tersebut tidak menghasilkan gol, sehingga skor 3-0 bertahan hingga pertandingan berakhir.
Kemenangan ini memberi awal meyakinkan bagi Almería dalam persaingan musim baru. Dominasi sejak babak pertama dan kemampuan mempertahankan keunggulan menjadi modal penting dalam upaya mereka bersaing untuk promosi.






