Dari 722 Laga ke Bangku Pelatih, Busquets Mulai Mewariskan DNA Barcelona

Sergio Busquets kembali ke Barcelona bukan sebagai pengatur tempo di lini tengah, melainkan sebagai asisten pelatih Barça Atlètic. Mantan kapten tim utama itu kini mendapat tugas membantu membentuk pemain muda yang mengejar jalan menuju skuad senior.

Perubahan peran tersebut menempatkan salah satu figur paling berpengalaman dalam sejarah modern Barcelona di ruang pembinaan. Busquets membawa bekal 722 penampilan dan 32 trofi dari 15 musimnya bersama tim utama klub.

Ia akan mendampingi Juliano Belletti dalam menangani tim cadangan Barcelona yang bermarkas di Stadion Johan Cruyff. Kehadirannya memberi staf pelatih sosok yang memahami tuntutan permainan klub dari pengalaman di level tertinggi.

Awal Kerja Bersama Tim Cadangan

Barça Atlètic sedang melanjutkan persiapan pramusim setelah menang 2-0 atas Hospitalet dalam laga uji coba. Shane Kluivert dan Ignasi Quer masing-masing mencetak satu gol pada pertandingan tersebut.

Tim asuhan Belletti dan Busquets berikutnya dijadwalkan menghadapi CE Europa dalam laga uji coba tertutup. Pertandingan itu akan dimainkan di Stadion Johan Cruyff Arena.

Rangkaian laga persiapan ini menjadi kesempatan awal bagi Busquets untuk beradaptasi dalam peran barunya di sisi lapangan. Ia tidak lagi menentukan permainan secara langsung sebagai gelandang, tetapi terlibat dalam proses membina pemain di level cadangan.

PerjalananCatatan
Karier tim utama Barcelona15 musim, 722 penampilan
Trofi bersama Barcelona32 gelar
Gelar La Liga9
Gelar Liga Champions3
Peran saat iniAsisten pelatih Barça Atlètic

Warisan La Masia di Jalur Kepelatihan

Kembalinya Busquets memiliki arti simbolis karena ia merupakan salah satu lulusan paling menonjol dari La Masia. Setelah bertahun-tahun menjadi gelandang bertahan andalan, ia kini dapat membantu meneruskan filosofi permainan Barcelona kepada generasi baru.

Manajemen klub memandang pengalaman panjang tersebut sebagai modal penting bagi perkembangan pemain muda. Posisi asisten pelatih juga memberi Busquets ruang untuk berbagi pemahaman mengenai tuntutan yang harus dipenuhi sebelum seorang pemain menembus tim utama.

Penunjukan Busquets berlangsung pada Senin, 17 Agustus 2026, saat ia sedang menempuh kursus kepelatihan demi meraih lisensi resmi. Pada usia 38 tahun, ia memulai fase baru setelah perjalanan panjangnya sebagai pesepak bola profesional.

Busquets meninggalkan Barcelona pada musim panas 2023 setelah mengabdi selama 15 musim di tim utama. Selama periode itu, ia menjadi bagian dari koleksi sembilan gelar La Liga dan tiga trofi Liga Champions klub.

Menutup Karier sebagai Pemain di Amerika Serikat

Sebelum kembali ke lingkungan Barcelona, Busquets melanjutkan kariernya bersama Inter Miami di Major League Soccer. Ia membela klub Amerika Serikat tersebut selama dua setengah musim sebelum memutuskan pensiun pada pertengahan 2025.

Di Inter Miami, Busquets kembali bermain bersama sejumlah mantan rekan setimnya di Barcelona, yaitu Lionel Messi, Luis Suarez, dan Jordi Alba. Periode itu menjadi bab terakhir kariernya sebagai pemain sebelum beralih ke dunia kepelatihan.

Kepulangan Busquets menghubungkan pengalaman seorang mantan pemain inti dengan kebutuhan pengembangan skuad cadangan. Bagi Barça Atlètic, kehadirannya menambah figur yang mengenal langsung jalur dari akademi hingga panggung tertinggi Barcelona.

Kerja samanya dengan Belletti akan dimulai melalui agenda persiapan dan laga uji coba tim. Dari situ, Busquets mulai menjalankan peran baru untuk membantu pemain muda memahami standar permainan yang pernah ia jalani selama bertahun-tahun.

Baca Juga