Selisih Satu Poin Membuat Duel Internacional kontra Remo Krusial di Beira-Rio

Selisih satu poin di papan bawah membuat pertandingan Internacional melawan Remo memiliki dampak langsung bagi posisi kedua tim. Duel di Stadion Beira-Rio, Porto Alegre, pada Senin (17/8/2026) malam waktu setempat menjadi kesempatan penting untuk menjauh dari ancaman degradasi.

Internacional berada di urutan ke-17 dengan 23 poin, sedangkan Remo menempati peringkat ke-19 dengan 22 poin. Kedua tim sama-sama telah memainkan 22 pertandingan sebelum laga penutup pekan ke-23 tersebut.

TimPosisiPoinRekor 22 Laga
Internacional17235 menang, 8 imbang, 9 kalah
Remo19225 menang, 7 imbang, 10 kalah

Tekanan terbesar berada di kubu tuan rumah karena Internacional belum meraih kemenangan dalam enam pertandingan terakhir di semua kompetisi. Tim asuhan Paulo Pezzolano mencatatkan empat kekalahan dan dua hasil imbang sepanjang periode itu.

Meski demikian, Colorado memperoleh suntikan kepercayaan diri dari hasil terakhir di liga. Mereka mampu menahan pemuncak klasemen Palmeiras tanpa gol, sekaligus tetap menjaga langkah di Copa do Brasil setelah memastikan tempat di final.

Perubahan di Skuad Internacional

Pezzolano menyiapkan Gabriel Mercado dan Rodrigo Villagra untuk tampil sejak awal menghadapi Remo. Villagra kembali masuk skuad utama setelah pulih dari cedera paha kiri.

Kembalinya Villagra memberi tambahan pilihan bagi lini tengah Internacional saat kebutuhan untuk meraih poin semakin mendesak. Mercado juga dipercaya mengawali laga ketika tuan rumah berupaya mengakhiri rangkaian hasil tanpa kemenangan.

Namun, Internacional masih kehilangan beberapa pemain. Sergio Rochet, Thiago Maia, Duplexe Tchamba, dan Kayky belum dapat dimainkan, sehingga opsi Pezzolano dalam menentukan komposisi tim tetap terbatas.

Remo Datang dengan Opsi Baru

Remo tiba di Porto Alegre setelah meraih hasil imbang 2-2 melawan Atletico-MG pada pertandingan sebelumnya. Tambahan satu poin tersebut membuat jarak mereka dengan Internacional tetap sangat tipis.

Tim besutan Léo Condé mendapatkan kembali Ze Ivaldo di lini belakang setelah sang pemain menjalani sanksi akumulasi kartu kuning. Di posisi bek kiri, Marlon diproyeksikan menggantikan Maik yang mengalami cedera otot.

Di sektor depan, Remo diperkirakan kembali mengandalkan Jaja Silva sebagai tumpuan gol. Penyerang itu telah mencetak enam gol musim ini dan dapat didampingi Yago Pikachu serta Alef Manga.

Hasil Pertama Belum Memisahkan Kedua Tim

Pertemuan pertama Internacional dan Remo musim ini berakhir tanpa pemenang. Kedua tim bermain imbang 1-1 ketika bertanding di Para.

Hasil tersebut membuat duel di Beira-Rio kembali terbuka bagi kedua kubu. Internacional memiliki keuntungan bermain di kandang, tetapi Remo membawa kepentingan yang sama besar untuk memperbaiki posisi di klasemen.

Tiga poin akan menjadi hasil yang bernilai lebih dari sekadar kemenangan biasa bagi salah satu tim. Dengan jarak yang hanya satu angka, hasil di Porto Alegre dapat mengubah tekanan yang kini mengiringi perjuangan mereka di papan bawah Liga Brasil 2026.

Baca Juga