Bell 206 Sempat Berputar di Langit Sifnos, Bulan Madu Pasangan Inggris Berakhir Tragis

Liburan bulan madu pasangan asal Inggris di Pulau Sifnos, Yunani, berakhir dengan kecelakaan fatal. Helikopter pribadi Bell 206 yang mereka tumpangi jatuh, meledak, dan menewaskan tiga orang termasuk pilot.

Insiden itu terjadi ketika helikopter hendak mendarat di helipad kawasan Tholos pada Senin, 17 Agustus 2026, sekitar pukul 18.15 waktu setempat. Lokasi jatuh berada di area perbukitan kering yang tidak berpenghuni.

Dugaan Awal Mengarah ke Gangguan Teknis

Kepolisian Aegea mengonfirmasi dugaan awal bahwa kecelakaan tersebut dipicu persoalan teknis pada mesin helikopter. Otoritas penerbangan Yunani masih menyelidiki untuk memastikan penyebab utama kegagalan mekanis itu.

Penyelidikan akan menelaah kondisi Bell 206 sebelum kecelakaan, termasuk laporan mengenai suara mesin yang tidak normal. Hingga kini, belum ada penjelasan lebih lanjut mengenai hasil pemeriksaan teknis terhadap helikopter tersebut.

Wakil Wali Kota Sifnos, Manolis Fountoulakis, menyatakan helikopter mengalami masalah ketika masih berada di udara. Dalam keterangannya yang dikutip The Times, ia menyebut suara yang terdengar warga menyerupai suara pesawat tempur militer.

“Helikopter mengalami kegagalan mekanis di udara. Warga sekitar mengatakan sempat mendengar suara raksasa yang aneh, mirip seperti suara pesawat tempur militer,” ujar Fountoulakis.

Api Besar Muncul Seusai Benturan

Ledakan terjadi segera setelah helikopter menghantam daratan di kawasan Tholos. Benturan itu memicu kebakaran besar yang menjalar ke vegetasi di sekitar titik jatuhnya pesawat.

Tim pemadam kebakaran setempat mengerahkan armada untuk memadamkan api sekaligus mengamankan area insiden. Kebakaran tidak mengenai permukiman warga karena helikopter jatuh di kawasan yang tidak dihuni.

Seluruh orang di dalam helikopter dinyatakan meninggal di lokasi kejadian. Dua korban merupakan pasangan pengantin baru asal Inggris, sedangkan satu korban lainnya adalah pilot berkebangsaan Yunani.

KorbanKewarganegaraanKeterangan
Pasangan pengantin baruInggrisMenjalani liburan bulan madu
PilotYunaniMantan penerbang angkatan udara

Pilot diketahui memiliki pengalaman terbang yang luas selama berkarier sebagai penerbang. Ia baru bekerja sekitar dua bulan di perusahaan helikopter yang mengoperasikan penerbangan tersebut.

Saksi Melihat Helikopter Berputar

Sejumlah saksi menyatakan helikopter sempat berputar-putar dengan kecepatan tinggi sebelum jatuh menghantam daratan. Mereka juga mendengar suara mesin yang keras dan tidak biasa beberapa saat sebelum kecelakaan terjadi.

Keterangan para saksi menjadi salah satu bagian yang akan diperhatikan dalam penyelidikan dugaan gangguan teknis. Otoritas perlu memastikan apakah suara tersebut berkaitan dengan kondisi mesin atau faktor lain sebelum benturan.

Bell 206 itu tengah melakukan pendekatan untuk mendarat ketika kecelakaan terjadi. Tidak ada keterangan lebih lanjut mengenai kondisi penerbangan sebelum helikopter memasuki kawasan helipad yang dituju.

Peristiwa ini mengakhiri perjalanan bulan madu pasangan asal Inggris yang sedang berada di Yunani. Kementerian Luar Negeri Inggris telah berkoordinasi dengan otoritas Yunani setelah kecelakaan tersebut.

Pemerintah Inggris juga bersiap memberikan pendampingan konsuler kepada keluarga pasangan yang meninggal. Penanganan insiden kini berfokus pada penyelidikan penyebab kecelakaan serta pengamanan lokasi jatuhnya helikopter.

Baca Juga