Aprilia Tuono 457 Special Edition menggabungkan tenaga 47,6 hp dengan posisi berkendara yang lebih santai untuk penggunaan harian. Pendekatan ini membuat motor naked sport tersebut menawarkan karakter agresif tanpa sepenuhnya mengorbankan kenyamanan pengendara.
Model ini memakai basis Aprilia RS 457, tetapi sejumlah komponen disesuaikan agar lebih siap menghadapi lalu lintas perkotaan dan perjalanan lebih jauh. Tuono 457 juga mengambil inspirasi desain dari Tuono 1000R keluaran 2006 yang dikenal dengan garis bodi tajam dan karakter kuat.
Posisi duduk dibuat lebih rileks
Perubahan ergonomi menjadi pembeda utama dibanding RS 457. Setangnya dibuat sekitar 10 mm lebih tinggi, sehingga posisi tubuh pengendara lebih tegak dan beban pada pergelangan tangan dapat berkurang.
Aprilia juga menggunakan jok dengan busa high-resilience foam yang lebih tebal sekitar 10 mm. Tambahan material tersebut ditujukan untuk meningkatkan kenyamanan perjalanan sekaligus membantu meredam getaran mesin.
Suspensi depan upside down berdiameter 41 mm serta monoshock belakang mendapat penyetelan ulang. Karakter awal ayunannya dibuat lebih lembut agar motor lebih nyaman saat melintasi permukaan jalan yang tidak rata.
Smoked flyscreen baru dipasang untuk membantu mengurangi terpaan angin ke tubuh pengendara. Tuas rem depan turut dapat diatur jaraknya agar lebih mudah disesuaikan dengan ukuran tangan.
Mesin dua silinder dengan dorongan responsif
Tuono 457 menggunakan mesin parallel twin 457 cc dengan konfigurasi DOHC 8 katup dan pendingin cairan. Tenaga puncaknya mencapai 47,6 hp pada 9.400 rpm, sedangkan torsi maksimum berada di angka 43,5 Nm pada 6.700 rpm.
| Komponen | Spesifikasi | Peran |
|---|---|---|
| Mesin | 457 cc parallel twin, DOHC 8 katup | Sumber tenaga dua silinder |
| Tenaga maksimum | 47,6 hp pada 9.400 rpm | Performa pada putaran atas |
| Torsi maksimum | 43,5 Nm pada 6.700 rpm | Dorongan putaran menengah |
| Transmisi | Manual 6 percepatan, rantai | Penyaluran tenaga ke roda belakang |
Konfigurasi crankshaft 270 derajat memberi karakter suara yang menyerupai mesin V-twin. Aprilia juga memakai sprocket belakang dengan jumlah gigi lebih banyak daripada milik RS 457 untuk membuat respons akselerasi pada putaran rendah hingga menengah terasa lebih spontan.
Penyesuaian final drive itu relevan untuk kebutuhan menyalip dan bermanuver di jalan perkotaan. Pengendara tetap memperoleh transmisi manual enam percepatan dengan penggerak rantai sebagai penyalur tenaga ke roda belakang.
Perangkat elektronik untuk kondisi jalan beragam
Di kelas 400 cc, Aprilia Tuono 457 membawa panel instrumen TFT berwarna 5 inci, lampu full LED, dan sistem ride-by-wire. Pengendara dapat memilih tiga mode berkendara, yaitu Sport, Eco, dan Rain, sesuai kondisi penggunaan.
Sistem Aprilia Traction Control tersedia dalam tiga tingkat pengaturan untuk membantu pengendalian traksi. Pengereman didukung ABS dual channel ByBre, sementara quickshifter dua arah disediakan sebagai aksesori tambahan.
Tampilan motor mempertahankan identitas keluarga Tuono melalui bodi minimalis bergaya naked dan lampu depan LED ganda. Warna Puma Grey serta Mamba Black dipadukan aksen merah pada pelek untuk menegaskan kesan sporty.
Harga India dan potensi banderol Indonesia
Palpos.disway.id mempublikasikan bahwa Tuono 457 Special Edition diperkenalkan di India dengan harga sekitar ₹3,99 lakh berstatus ex-showroom. Bila dipasarkan melalui jalur resmi PT Piaggio Indonesia, banderolnya berpotensi lebih tinggi karena faktor pajak dan status impor.
Perkiraan harga di Indonesia berada pada rentang Rp145 juta hingga Rp160 jutaan. Pada kisaran tersebut, Aprilia Tuono 457 akan berhadapan dengan streetfighter premium seperti KTM 390 Duke dan Kawasaki Z500.






