Tebus Sembako Rp100 Ribu, Seluruh Penjualannya Disalurkan untuk Korban Gempa NTT

Pertamina Patra Niaga menyiapkan 8.100 paket sembako yang dapat ditebus masyarakat seharga Rp100.000. Seluruh hasil penjualan paket tersebut akan disalurkan untuk membantu warga Nusa Tenggara Timur yang terdampak gempa.

Program ini membuat pembelian kebutuhan pokok sekaligus menjadi bentuk partisipasi dalam penggalangan bantuan bencana. Dana yang terkumpul tidak diposisikan sebagai pendapatan program, melainkan dialokasikan bagi masyarakat terdampak di NTT.

Program bernama Tebus Murah Paket Sembako Peduli Bencana NTT dijadwalkan berlangsung pada 16–17 Agustus 2026. Masyarakat dapat memperoleh satu paket kebutuhan sehari-hari dengan harga tebus yang telah ditetapkan.

Empat kebutuhan pokok dalam satu paket

Setiap paket berisi empat jenis bahan pangan dengan ukuran yang telah ditentukan. Komposisinya mencakup beras, gula pasir, minyak goreng, serta sarden kaleng.

ProdukIsi per Paket
Beras5 kg
Gula pasir1 kg
Minyak goreng1 liter
Sarden1 kaleng ukuran 155 gram

Harga Rp100.000 berlaku untuk satu paket dengan isi seperti dalam daftar tersebut. Skema ini memberi kesempatan kepada masyarakat untuk memenuhi sebagian kebutuhan rumah tangga sambil ikut mendukung bantuan bagi korban gempa.

VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, menyatakan program itu dibuat untuk mengajak publik membantu warga NTT yang sedang menghadapi masa sulit. Keterangan tersebut disampaikan dalam pernyataan tertulis yang dimuat Medcom.id pada Senin, 17 Juli 2026.

“Melalui program ini, kami ingin mengajak masyarakat untuk bersama-sama membantu. Setiap paket yang ditebus bukan hanya menjadi kebutuhan pokok bagi masyarakat, tetapi juga menjadi bagian dari dukungan untuk saudara-saudara kita di NTT,” ujar Kitty.

Menurut Kitty, seluruh hasil penjualan dari program tebus murah itu akan didonasikan bagi masyarakat terdampak bencana. Penegasan tersebut menjadi dasar bahwa transaksi pembelian paket memiliki fungsi sosial di luar pemenuhan kebutuhan pokok.

Penyaluran bantuan juga melalui CSR

Selain menggelar program tebus murah, Pertamina Patra Niaga juga menyalurkan bantuan melalui program Corporate Social Responsibility atau CSR. Bantuan itu ditujukan untuk mendukung kebutuhan warga yang terdampak gempa di NTT.

Perusahaan tidak merinci jenis kebutuhan yang akan dipenuhi melalui penyaluran bantuan CSR tersebut. Namun, program CSR dan penjualan Paket Sembako Rp100 Ribu disebut berjalan sebagai dua bentuk dukungan bagi masyarakat terdampak.

Dalam skema tebus murah, kontribusi publik muncul dari setiap paket yang dibeli pada jadwal pelaksanaan program. Dengan jumlah paket yang disiapkan mencapai 8.100 unit, kegiatan ini membuka ruang partisipasi masyarakat dalam penyaluran bantuan untuk korban Gempa NTT.

Bagi masyarakat yang mengikuti program, paket sembako menjadi barang yang diterima secara langsung, sedangkan dana hasil penjualannya disalurkan untuk kebutuhan warga terdampak bencana. Pertamina Patra Niaga menempatkan mekanisme tersebut sebagai ajakan gotong royong melalui pembelian kebutuhan pokok.

Baca Juga