Newcastle Gagal Menang usai Ganti Jersey Mendadak, Leverkusen Tetap Unggul 2-1

Newcastle United harus mengganti jersey di tengah babak pertama, tetapi perubahan mendadak itu tidak mengubah hasil laga melawan Bayer Leverkusen. Tim tamu tetap membawa pulang kemenangan 2-1 dari St James’ Park pada Sabtu (15/8/2026) waktu setempat.

Insiden seragam tersebut menjadi perhatian karena Newcastle memulai pertandingan dengan warna yang dinilai terlalu mirip dengan kostum Leverkusen. Pergantian dilakukan pada jeda minum pertama agar pemain dari kedua tim lebih mudah dibedakan oleh penonton.

Kekalahan ini menjadi catatan bagi Newcastle dalam persiapan menuju musim baru. Laga Persahabatan tersebut juga dimanfaatkan untuk memberi kesempatan bermain kepada sejumlah pemain muda dalam skuad tuan rumah.

Horníček, Steur, dan Mason Miley tercatat menjalani debut pada pertandingan ini. Lewis Miley juga kembali tampil untuk Newcastle dalam pertandingan yang disaksikan sekitar 40.000 penonton tersebut.

Leverkusen Membuka Keunggulan Cepat

Bayer Leverkusen langsung memberi tekanan sejak awal pertandingan dan mencetak gol hanya dalam 60 detik. Maza melepaskan tendangan ke pojok atas gawang Newcastle yang sulit diantisipasi kiper tuan rumah.

Newcastle kemudian mampu merespons sebelum jeda pertandingan. Thiaw menyamakan kedudukan melalui sundulan yang mengubah arah bola hingga masuk ke sisi jaring gawang.

TimPencetak GolRincian Gol
Bayer LeverkusenMaza, Victor BonifaceMaza mencetak gol dalam 60 detik, Boniface mencetak gol pada babak kedua
Newcastle UnitedThiawSundulan yang mengubah arah bola sebelum jeda

Leverkusen kembali memimpin pada babak kedua melalui Victor Boniface. Penyerang tersebut menempatkan bola ke pojok kiri bawah gawang Newcastle untuk memastikan skor akhir 2-1.

Hasil itu membuat Newcastle tidak mampu memanfaatkan status sebagai tuan rumah. Meski demikian, pertandingan berjalan dengan tempo cepat dan memberi gambaran mengenai kesiapan tim sebelum musim baru dimulai.

Warna Seragam Menjadi Masalah

Newcastle awalnya mengenakan seragam hitam-putih dengan trim biru. Leverkusen memakai jersey berwarna mint berpola biru, sehingga kedua kesebelasan terlihat sulit dibedakan dari sejumlah sudut pandang di stadion.

Newcastle lalu beralih ke jersey ketiga berwarna ungu muda pada jeda minum pertama. Langkah tersebut menciptakan perbedaan visual yang lebih jelas antara kedua tim di lapangan.

Manajer Newcastle, Matthias Jaissle, mengaku terkejut melihat timnya tetap memakai seragam awal saat pertandingan dimulai. Ia menilai keputusan mengganti jersey sebelum turun minum merupakan langkah yang tepat.

“Saya agak terkejut ketika mereka keluar untuk kick-off,” ujar Jaissle. “Mungkin dari tribun, dari perspektif Anda, sulit membedakan kedua tim.”

Jaissle menilai jeda minum pertama menjadi waktu yang tepat untuk mengatasi persoalan tersebut. Pergantian seragam dilakukan karena kemiripan warna dapat menyulitkan penonton dalam mengikuti pergerakan pemain.

Menurut tf1892.substack.com, suasana di St James’ Park berlangsung dalam kondisi cuaca agak mendung dengan suhu yang lebih sejuk dari biasanya. Perubahan jersey memang menyelesaikan persoalan visibilitas, tetapi Newcastle tetap harus menerima kekalahan pada laga uji coba tersebut.

Baca Juga