Mobil listrik memang mengurangi banyak kebutuhan servis khas kendaraan bensin, tetapi bukan berarti dapat dipakai tanpa pemeriksaan berkala. Baterai, sistem pendingin, inverter, serta sistem kelistrikan tetap menjadi empat bagian yang menentukan keandalan kendaraan.
Penghematan biaya perawatan berasal dari jumlah komponen bergerak yang lebih sedikit pada motor listrik. Namun, gangguan pada komponen utama tetap dapat memengaruhi kinerja kendaraan apabila pemilik mengabaikan jadwal pemeriksaan.
Empat Komponen Utama yang Perlu Diawasi
Baterai perlu diperiksa secara rutin karena menjadi penopang utama kinerja mobil listrik. Pemeriksaan juga mencakup inverter, yang merupakan bagian dari sistem kendaraan listrik dan memerlukan perhatian berkala.
| Komponen | Perhatian Perawatan |
|---|---|
| Baterai | Diperiksa rutin untuk menjaga kinerja kendaraan. |
| Sistem pendingin | Coolant harus diperhatikan dan tidak diabaikan. |
| Inverter | Memerlukan pemeriksaan berkala sebagai bagian dari sistem kendaraan listrik. |
| Sistem kelistrikan dan motor listrik | Perlu diperiksa, termasuk pelumas pada bagian motor listrik. |
Sistem Pendingin tetap berperan penting meski mobil listrik tidak memakai mesin pembakaran internal. Coolant digunakan dalam kendaraan listrik sehingga kondisinya perlu menjadi perhatian saat servis.
Pemilik Dokter Mobil, Lung Lung, mengingatkan bahwa pemeriksaan kelistrikan tidak boleh dipisahkan dari perhatian terhadap cairan dan pelumas. “Yang penting tetap cek sistem kelistrikannya dan jangan abaikan coolant atau pelumas di bagian motor listrik. Meski enggak serumit mobil bensin, tetap ada servisnya,” ujar Lung Lung.
Berbeda dari mobil bensin, mobil listrik tidak memerlukan penggantian oli mesin, busi, maupun filter udara. Ketiadaan kebutuhan tersebut membuat interval servis terasa lebih ringan bagi pemilik kendaraan.
Meski demikian, perawatan kendaraan listrik tetap mencakup sejumlah cairan penting. Lung Lung menyebut kebutuhan cairan utamanya meliputi gear oil, minyak rem, coolant, dan oli kompresor AC.
Rem Lebih Ringan, Minyak Rem Tetap Diperiksa
Sistem pengereman mobil listrik memiliki karakter berbeda karena adanya Regenerative Braking. Fitur ini membantu memperlambat kendaraan sekaligus mengurangi beban kerja rem konvensional.
Beban kerja yang lebih ringan membuat sistem pengereman mobil listrik cenderung lebih awet. Namun, minyak rem tetap termasuk komponen cair yang perlu diperhatikan dalam pemeriksaan rutin.
Perawatan mobil listrik juga tidak hanya berfokus pada perangkat fisik. Perangkat lunak kendaraan perlu diperbarui secara berkala sesuai rekomendasi pabrikan.
Pembaruan perangkat lunak tersebut umumnya dilakukan melalui bengkel resmi. Langkah ini menjadi bagian dari pemeliharaan kendaraan yang semakin mengandalkan pengaturan elektronik.
Otomotif Kompas melaporkan bahwa pemilik tetap disarankan mengikuti jadwal perawatan yang ditetapkan pabrikan. Interval servis yang lebih jarang tidak menghapus kebutuhan pemeriksaan terhadap baterai, pendingin, kelistrikan, inverter, rem, dan perangkat lunak.
Mobil listrik menawarkan pola servis yang lebih sederhana dibandingkan kendaraan bensin. Namun, perawatan berkala tetap diperlukan untuk menekan risiko gangguan pada komponen-komponen penting tersebut.






