Luna Maya Minta Pejabat Nakal Bertobat, Harapan Tegas di HUT ke-81 RI

Luna Maya menyampaikan kritik terbuka kepada oknum pejabat yang dinilainya nakal dalam momentum peringatan HUT ke-81 RI. Artis peran itu meminta mereka bertobat serta memakai jabatan untuk melakukan hal yang bermanfaat bagi negara.

Pesan tersebut menempatkan tanggung jawab pejabat sebagai perhatian utama di tengah perayaan kemerdekaan. Luna berharap Indonesia dapat bergerak ke arah yang lebih baik melalui peran pemimpin yang nyata bagi masyarakat.

“Mudah-mudahan Indonesia lebih baik lagi. Oknum pejabat-pejabat yang nakal-nakal bertobatlah dan berbuat sesuatu untuk negara ini,” kata Luna Maya.

Pernyataan itu tidak hanya menyoroti perilaku oknum dalam jabatan publik. Luna juga mengaitkannya dengan kebutuhan masyarakat akan pemimpin yang menjalankan perannya secara bertanggung jawab.

Harapan bagi siapa pun yang memimpin

Luna Maya menegaskan harapannya berlaku bagi siapa pun yang sedang menjabat dan memimpin. Menurut dia, pemimpin perlu memberi kontribusi lebih besar agar kehidupan masyarakat dapat meningkat.

“Tapi ya kita berharap siapa pun yang menjabat, siapa pun yang jadi pemimpin bisa berkontribusi lebih sehingga masyarakat kita bisa naik derajatnya,” ujar Luna Maya.

Harapan itu disampaikan ketika makna kemerdekaan kembali menjadi perhatian dalam peringatan HUT ke-81 RI. Dalam pandangan Luna, kepemimpinan memiliki posisi penting untuk mendorong perbaikan kondisi masyarakat.

Pesan mengenai pertobatan bagi pejabat nakal juga menjadi penekanan yang paling tegas dalam pernyataannya. Ia menghendaki agar kewenangan publik tidak berhenti pada jabatan, melainkan menghasilkan sumbangsih bagi negara.

Pengalaman perdana di Istana Negara

Di luar pesannya soal kepemimpinan, Luna hadir dalam rangkaian upacara bendera di Istana Negara pada 17 Agustus 2026. Kehadiran tersebut menjadi pengalaman pertamanya mengikuti upacara peringatan kemerdekaan di lokasi itu.

Kompas.com melaporkan, Luna menikmati suasana perayaan yang diisi sejumlah pertunjukan. Ia menaruh perhatian pada pementasan seni, penampilan musik, atraksi, hingga pesawat yang menjadi bagian dari rangkaian acara.

“Pertama kali upacara di Istana. Dan seru, menyenangkan,” tutur Luna Maya. Ia juga menilai pementasan seni dalam perayaan tersebut sangat menyenangkan untuk disaksikan.

Luna menghadiri peringatan kemerdekaan itu bersama suaminya, Maxime Boutier. Kehadiran keduanya melengkapi pengalaman perdana Luna mengikuti upacara di Istana Negara.

Kemeriahan acara tidak menggeser perhatian Luna terhadap harapan perbaikan bagi Indonesia. Ia tetap menekankan agar pejabat dan para pemimpin menggunakan perannya untuk memberi dampak yang lebih baik kepada masyarakat.

Pesan itu muncul dari perayaan kemerdekaan yang mempertemukan unsur seremoni, seni, dan harapan publik terhadap masa depan bangsa. Bagi Luna, kontribusi pemimpin menjadi salah satu unsur penting agar masyarakat dapat memperoleh peningkatan derajat kehidupan.

Baca Juga