Target TKDN 80 Persen, Hyundai Neira Siap Mengganggu BYD M6 di Kelas Keluarga

Hyundai menyiapkan Neira sebagai kendaraan listrik keluarga yang dapat memuat hingga tujuh penumpang dan direncanakan diproduksi di Indonesia. Target kandungan lokal sekitar 80 persen menjadi bekal utama model ini untuk bersaing di pasar MPV listrik yang mulai berkembang.

Rencana tersebut menempatkan Hyundai Neira sebagai calon pesaing BYD M6 di segmen kendaraan listrik berkapasitas besar. Jika realisasi produksi massal berjalan sesuai rencana, pilihan mobil listrik keluarga buatan dalam negeri akan bertambah pada penghujung 2026.

Produksi Lokal Menjadi Pembeda

Neira direncanakan dirakit di fasilitas Hyundai Motor Manufacturing Indonesia di Cikarang, Jawa Barat. Produksi lokal itu menjadi bagian dari strategi Hyundai dalam memperkuat ekosistem kendaraan listrik nasional.

Target TKDN sekitar 80 persen juga membuka peluang insentif pemerintah bagi kendaraan tersebut. Selain proses perakitan, Neira diperkirakan akan menggunakan baterai produksi dalam negeri dari Hyundai LG Indonesia.

Penggunaan komponen lokal membuat proyek ini melampaui peluncuran satu model baru. Hyundai juga menempatkannya sebagai bagian dari pengembangan rantai pasok kendaraan listrik di Indonesia.

Kabin Tiga Baris untuk Kebutuhan Keluarga

Hyundai Neira diperkenalkan sebagai prototipe pada ajang GIIAS 2026 dengan pendekatan yang lebih dekat pada kebutuhan pasar domestik. Namanya terinspirasi dari Pulau Banda Neira di Maluku, sebagai unsur Indonesia dalam proyek kendaraan tersebut.

Model ini memadukan tampilan SUV modern dengan fungsi MPV tiga baris. Fokus pengembangannya mencakup ruang kabin lega, efisiensi energi, serta fleksibilitas untuk mobilitas harian dan perjalanan jarak jauh.

Kabin tiga baris dirancang untuk membawa hingga tujuh orang. Konfigurasi itu menjadi faktor penting bagi keluarga yang membutuhkan kendaraan untuk penggunaan rutin maupun perjalanan antarkota.

Menurut palpos.disway.id, Hyundai melihat segmen kendaraan listrik keluarga memiliki potensi pasar besar. Persaingan pada kelas ini diperkirakan meningkat seiring bertambahnya model listrik dengan daya angkut besar.

Ukuran yang Mendukung Ruang Kabin

Secara teknis, Neira diperkirakan memakai basis platform yang juga digunakan Kia Carens EV atau Clavis EV. Basis tersebut ditujukan untuk kendaraan kompak hingga menengah dengan perhatian pada kenyamanan kabin dan efisiensi produksi.

Dimensi prototipe menunjukkan proporsi yang sesuai untuk kendaraan keluarga kelas menengah. Jarak sumbu roda yang panjang juga mendukung penempatan tiga baris kursi di dalam kabin.

AspekInformasi Hyundai Neira
PanjangSekitar 4.550 mm
LebarSekitar 1.800 mm
Jarak sumbu rodaSekitar 2.780 mm
Kapasitas penumpangHingga 7 penumpang

Bekal Baterai Masih Berupa Perkiraan

Hyundai belum mengumumkan spesifikasi final Neira secara resmi. Informasi dari prototipe mengarah pada dua pilihan baterai, sekitar 42 kWh dan 51,4 kW.

Jarak tempuhnya diperkirakan berada pada rentang 404 km hingga 490 km, bergantung varian dan standar pengujian. Kendaraan ini juga disebut berpotensi mendukung pengisian cepat DC hingga 100 kW.

KomponenPerkiraan Data
Pilihan bateraiSekitar 42 kWh dan 51,4 kW
Jarak tempuhSekitar 404 km hingga 490 km
Pengisian cepat DCHingga 100 kW
Waktu pengisian10 persen hingga 80 persen sekitar 39 menit

Prototipe Neira memakai lampu LED memanjang horizontal di bagian depan, selaras dengan bahasa desain kendaraan listrik Hyundai modern. Keberadaan ban serep juga terlihat pada model konsep, sebuah kelengkapan praktis bagi pengguna yang sering melintasi rute luar kota.

Fitur yang diperlihatkan mencakup panoramic sunroof, sistem hiburan digital, konektivitas pintar, serta teknologi keselamatan aktif Hyundai SmartSense. Namun, kelengkapan finalnya masih akan ditentukan Hyundai ketika model tersebut memasuki tahap produksi.

Neira disebut masih berada pada tahap pengembangan akhir dan riset pasar, dengan produksi massal diperkirakan dimulai menjelang akhir 2026. Pemasarannya diproyeksikan berlangsung sekitar November 2026 atau pada penghujung tahun, sehingga persaingan mobil listrik 7 penumpang akan semakin terbuka.

Baca Juga