Formasi Naik Jadi 4.770, Peluang Masuk Sekolah Kedinasan 2026 Lebih Terbuka

Pemerintah membuka 4.770 formasi pada penerimaan sekolah kedinasan 2026, meningkat dari 3.257 formasi pada 2025. Kenaikan kuota ini memperluas peluang bagi calon peserta yang ingin mengikuti jalur pendidikan kedinasan.

Pendaftaran dilakukan secara daring melalui portal SSCASN milik Badan Kepegawaian Negara. Pelamar dapat mengajukan pendaftaran hingga 30 Agustus 2026 dan perlu memperhatikan batas waktu pada setiap tahap seleksi.

9 Instansi Menyediakan Formasi

Penerimaan tahun ini dibuka oleh sembilan kementerian dan lembaga. Kementerian Keuangan, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Perhubungan, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, serta Kementerian Hukum termasuk dalam daftar penyelenggara.

Instansi lainnya ialah Badan Pusat Statistik, Badan Intelijen Negara, Badan Siber dan Sandi Negara, serta Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika. Masing-masing instansi akan menyampaikan pengumuman kelulusan akhir sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Ketentuan penerimaan ini tercantum dalam Surat Kepala BKN Nomor 5249/B-KS.04.01/SD/K/2026 yang diterbitkan pada 12 Agustus 2026. Pengumuman seleksi berlangsung pada 15 hingga 24 Agustus 2026.

Kepala BKN Zudan Arif Fakrulloh menyatakan jadwal tersebut menjadi acuan bagi seluruh instansi penyelenggara. Calon peserta diminta mencermati tahapan dan ketentuan yang berlaku di setiap kementerian maupun lembaga.

Dalam keterangan tertulis pada 18 Agustus 2026, Zudan mengatakan, “Dengan ditetapkannya jadwal tersebut, calon peserta dapat mempersiapkan diri sekaligus mencermati setiap tahapan dan ketentuan seleksi yang ditetapkan oleh masing-masing kementerian/lembaga penyelenggara Sekolah Kedinasan Tahun 2026.” Ketentuan teknis seleksi dapat berbeda sesuai kebijakan instansi penyelenggara.

Jadwal Seleksi yang Perlu Dicermati

Seleksi administrasi menjadi tahapan awal setelah pendaftaran daring dilakukan. Peserta yang dinyatakan memenuhi persyaratan administrasi baru dapat melanjutkan ke Seleksi Kompetensi Dasar atau SKD.

TahapanJadwal
Pengumuman seleksi15-24 Agustus 2026
Pendaftaran daringHingga 30 Agustus 2026
Seleksi administrasi18 Agustus-1 September 2026
Pengumuman hasil administrasi2-3 September 2026
Masa jawab sanggah4-6 September 2026
Pengumuman pascasanggah7-8 September 2026
SKD CAT BKN22 September-7 Oktober 2026
Seleksi lanjutan non-CAT BKN11-28 Oktober 2026
Pengumuman kelulusan akhir21 Oktober-1 November 2026

Hasil seleksi administrasi dijadwalkan diumumkan pada 2 hingga 3 September 2026. Pelamar yang tidak lolos masih memiliki kesempatan mengajukan sanggahan sebelum hasil pascasanggah diumumkan pada 7 hingga 8 September 2026.

Masa jawab sanggah berlangsung pada 4 hingga 6 September 2026. Tahap ini memberi ruang bagi pelamar untuk memperoleh respons atas sanggahan yang diajukan terkait hasil administrasi.

Pembayaran PNBP dan Tahapan Ujian

Peserta yang lolos administrasi wajib menyelesaikan pembayaran Penerimaan Negara Bukan Pajak atau PNBP sebelum mengikuti SKD. Pembayaran PNBP untuk tahapan tersebut dibuka pada September 2026.

SKD menggunakan metode Computer Assisted Test atau CAT BKN dan dijadwalkan berlangsung pada 22 September hingga 7 Oktober 2026. Pengolahan nilai berlangsung pada 27 September hingga 10 Oktober, sedangkan hasilnya diumumkan secara bertahap pada 1 hingga 13 Oktober 2026.

Tahap seleksi lanjutan non-CAT BKN dijadwalkan pada 11 hingga 28 Oktober 2026. Instansi yang menggunakan CAT BKN pada tahap lanjutan juga menerapkan pembayaran PNBP serta jadwal penyesuaian.

Pengumuman kelulusan akhir akan dilakukan oleh masing-masing instansi pada 21 Oktober hingga 1 November 2026. Karena itu, peserta perlu mengikuti informasi resmi dari instansi yang dipilih hingga seluruh rangkaian seleksi selesai.

Menteri PANRB Rini Widyantini menekankan bahwa seleksi sekolah kedinasan tidak semata-mata berkaitan dengan kesempatan menjadi ASN. Dalam keterangan tertulis pada 14 Agustus 2026, ia menyatakan, “Seleksi sekolah kedinasan bukan hanya tentang kesempatan menjadi ASN, tetapi juga tentang mempersiapkan diri untuk menjadi pribadi yang kompeten, integritas, dan disiplin dalam pengabdian untuk masyarakat.”

Baca Juga