Sergio Busquets kembali ke Barcelona bukan untuk menambah koleksi penampilan, melainkan mengemban tugas membentuk pemain masa depan klub. Mantan gelandang berusia 38 tahun itu ditunjuk sebagai asisten Juliano Belletti di Barcelona B atau Barcelona Atletic.
Peran tersebut menempatkan Busquets dalam dua tuntutan sekaligus. Ia perlu membantu tim mengejar promosi, sambil menjaga jalur pengembangan pemain muda menuju skuad senior Barcelona.
Barcelona Atletic saat ini berlaga di divisi empat Liga Spanyol. Belletti dan Busquets ditargetkan membawa tim itu naik ke divisi tiga.
Target kompetitif tersebut penting, tetapi fungsi tim cadangan Barcelona melampaui urusan posisi di klasemen. Barcelona B menjadi ruang pembinaan bagi pemain yang diproyeksikan siap menghadapi tuntutan sepak bola tim utama.
Jalur Penting Menuju Tim Senior
Sejumlah pemain yang kini menjadi bagian penting skuad senior pernah berkembang melalui Barcelona B. Nama-nama itu antara lain Pau Cubarsi, Marc Bernal, Alejandro Balde, Gerard Martin, dan Marc Casado.
Gavi, Lamine Yamal, serta Fermin Lopez juga sempat bermain di level Barcelona B sebelum semakin dekat dengan tim utama. Kehadiran Busquets memberi para pemain muda figur yang memahami standar klub dari pengalaman langsung.
Busquets sendiri pernah menempuh lintasan yang sama sebelum menjadi pemain utama Barcelona. Ia tampil 25 kali bersama Barcelona B, lalu mendapat promosi ke skuad senior pada 2008 saat berusia 20 tahun.
| Periode Karier | Penampilan | Catatan Penting |
|---|---|---|
| Barcelona B | 25 kali | Dipromosikan ke tim utama pada 2008 |
| Barcelona | 722 kali | Memenangi 32 trofi dalam 15 tahun |
| Inter Miami | 116 kali | Bermain selama 2,5 tahun |
Pengalaman dari Pusat Permainan Barcelona
Rekam jejak Busquets di tim utama memberi bobot tersendiri pada penugasan barunya. Selama 15 tahun membela Barcelona, ia mencatatkan 722 penampilan dan meraih 32 trofi.
Raihan itu mencakup sembilan gelar Liga Spanyol serta tiga gelar Liga Champions. Karier panjang tersebut membuat Busquets mengenal tuntutan teknis dan mental yang diperlukan untuk bertahan di level tertinggi klub.
Setelah meninggalkan Barcelona pada 2023, Busquets melanjutkan karier bersama Inter Miami dan kembali bermain dengan Lionel Messi. Dalam 2,5 tahun di Amerika Serikat, ia tampil 116 kali bersama klub tersebut.
Bersama Inter Miami, Busquets turut meraih Leagues Cup 2023, Supporters’ Shield 2024, dan MLS Cup 2025. Pengalaman di lingkungan sepak bola yang berbeda itu kini menjadi tambahan bekal untuk pekerjaannya di level pembinaan.
Langkah Awal di Dunia Kepelatihan
Menurut laporan ESPN yang dikutip sport.detik.com, Busquets juga sedang mengikuti kursus untuk memperoleh lisensi kepelatihan. Posisi asisten pelatih di Barcelona Atletic menjadi pijakan awalnya setelah pensiun pada akhir 2025.
Penugasan ini membawa Busquets kembali ke klub yang membentuk perjalanan profesionalnya, namun dengan tanggung jawab yang berbeda. Ia kini berada di sisi lapangan untuk membantu pemain muda melewati tahap yang dahulu pernah ia jalani.
Bagi Barcelona Atletic, promosi ke divisi tiga akan menjadi sasaran yang terukur sepanjang kompetisi. Namun, keberhasilan yang lebih luas juga akan dinilai dari kemampuan tim menjaga pasokan talenta menuju Barcelona.






