Perselisihan Pep Guardiola dan Kyle Walker menjadi salah satu pengungkapan paling tajam dalam dokumenter A Beautiful Obsession. Dalam rapat tim, Walker menyatakan kepada Guardiola bahwa sang manajer tidak pernah menginginkannya menjadi kapten Manchester City.
Ucapan itu muncul ketika Guardiola membahas sikap Walker dan Rúben Dias setelah tim kehilangan bola dalam kekalahan dari Liverpool di Liga Premier. Walker merasa namanya terlalu sering disebut setiap kali pembicaraan tim membahas persoalan di lapangan.
“Sialan, setiap kali selalu nama saya. Jika Anda terus menyebut nama saya di setiap pembicaraan, untuk hal apa pun, itu akan menjadi mustahil,” kata Walker. Keberatan tersebut memperlihatkan ketegangan terbuka antara kapten tim saat itu dan manajernya di hadapan skuad.
Guardiola menjelaskan bahwa kritiknya tidak hanya diarahkan kepada Walker secara pribadi. Menurutnya, pembahasan utama adalah konsep kehilangan bola, tetapi status Walker sebagai kapten membuat perhatian kepadanya menjadi lebih besar.
“Kamu tidak mengerti, Kyle. Yang saya maksud adalah konsep kehilangan bola. Mungkin saya berfokus padamu karena kamu adalah kapten,” ujar Guardiola. Walker kemudian membalas, “Anda tidak pernah menginginkan saya menjadi kapten.”
Tekanan di Balik Ruang Ganti Manchester City
Konflik tersebut hadir dalam periode yang berat bagi Manchester City pada musim 2024-2025. Dokumenter itu menampilkan ruang ganti yang dipenuhi tekanan hasil pertandingan, kekhawatiran pemain, dan kondisi emosional Guardiola.
A Beautiful Obsession tayang di Prime Video pada Rabu, 19 Agustus 2026. Serial ini merekam dinamika internal klub, termasuk percakapan yang biasanya tidak terlihat oleh publik saat pertandingan berlangsung.
Beberapa bulan setelah perdebatan dengan Guardiola, Walker memutuskan meninggalkan Manchester City. Dokumenter itu juga menyoroti kepindahan Kevin de Bruyne pada musim panas 2025, yang menjadi bagian dari perubahan besar dalam komposisi skuad.
Perubahan tersebut menunjukkan bahwa persoalan di ruang ganti tidak berdiri sendiri. Masa itu juga diwarnai tekanan personal yang dihadapi Guardiola di luar sepak bola.
Guardiola Membuka Kondisi Pribadinya
Setelah pertandingan melawan Juventus, Guardiola berdiri di depan para pemain untuk menyampaikan bahwa pernikahannya dengan Cristina akan berakhir. Pernikahan yang telah berlangsung selama 30 tahun itu menjadi salah satu bagian emosional dalam dokumenter.
“Saya ingin mengakui sesuatu kepada kalian. Saya akan bercerai dari wanita tercantik di planet ini. Dari istri saya, dari mantan istri saya,” kata Guardiola. Ia menyatakan cinta di antara keduanya masih ada, tetapi gairah dalam hubungan tersebut telah hilang karena berbagai alasan.
Guardiola memakai pengakuan itu untuk menyampaikan pesan kepada tim mengenai pentingnya bermain dengan gairah. “Apa pun yang kalian lakukan dalam hidup, lakukanlah dengan passion. Saya tidak menginginkan pemain yang bagus, saya menginginkan pemain dengan passion,” ujarnya.
Para pemain disebut melihat perubahan pada diri Guardiola selama periode tersebut. Sang pelatih tampak gugup, sedih, dan berbeda dari biasanya, sehingga memunculkan kekhawatiran di dalam skuad.
Kekhawatiran Pemain dan Keinginan Berhenti
Asisten pelatih Manel Estiarte mengatakan ia hanya satu kali berbicara kepada para pemain secara kelompok mengenai keadaan Guardiola. Estiarte berupaya menenangkan mereka dengan menjelaskan bahwa Guardiola sedang menghadapi proses perceraian.
“Mereka khawatir, karena melihat Pep gugup, sedih, berbeda dan saya satu-satunya yang tahu kebenarannya,” ujar Estiarte. Ia meminta para pemain memahami situasi yang sedang dialami manajer mereka.
Tekanan itu tidak berhenti pada persoalan pribadi Guardiola. Dokumenter tersebut juga memperlihatkan Guardiola sempat menyampaikan kepada jajaran manajemen bahwa ia ingin mengakhiri masa jabatannya di klub.
“Saya ingin berhenti, saya sangat lelah dan merasa sangat kesepian,” kata Guardiola. Rekaman dalam A Beautiful Obsession memperlihatkan bagaimana beban personal, hasil pertandingan, dan konflik internal bertemu dalam satu periode sulit Manchester City.






