Presiden Prabowo Subianto tampil dengan busana berbeda dalam dua rangkaian utama peringatan kemerdekaan di Istana Merdeka, Jakarta. Pada sore hari, ia mengenakan beskap krem saat menerima Bendera Merah Putih yang telah diturunkan oleh Paskibraka.
Perubahan penampilan itu terlihat kontras dengan busana adat Melayu Teluk Belanga berwarna biru navy yang dipakainya ketika memimpin peringatan Detik-detik Proklamasi pada pagi hari. Meski warna dan jenis atasan berubah, peci hitam, kain songket, serta rangkaian bunga melati tetap menjadi bagian dari penampilannya.
Beskap krem pada prosesi penurunan
Dalam Upacara Penurunan Bendera, Prabowo mengenakan beskap panjang berkerah tegak berwarna krem dan celana panjang senada. Ia melengkapi pakaian tersebut dengan kain songket bernuansa cokelat di pinggang serta kalung rangkaian bunga melati yang menjuntai hingga dada.
Upacara sore dimulai sekitar pukul 16.40 WIB dengan Prabowo bertindak sebagai inspektur upacara. Sejumlah pejabat negara, tamu undangan, dan pasukan pengibar bendera hadir dalam rangkaian penghormatan kepada Sang Merah Putih tersebut.
Puncak prosesi terjadi ketika Bendera Merah Putih selesai diturunkan oleh tim Paskibraka Indonesia Adil Makmur. Bendera kemudian dibawa ke hadapan presiden untuk diserahkan secara resmi sebagai bagian akhir upacara di Istana Merdeka.
Neeltje Deliana Insjowi Werimon dari Papua mendapat tugas sebagai pembawa baki dalam prosesi penurunan bendera. Ia menyerahkan bendera kepada Prabowo setelah seluruh tugas penurunan dilaksanakan.
Kombes Pol Jerrold Hendra Yosef Kumontoy bertugas sebagai Komandan Upacara dalam rangkaian sore tersebut. Kehadiran petugas dan Paskibraka menandai selesainya tahap utama upacara penurunan di lingkungan Istana Merdeka.
| Rangkaian | Busana Prabowo | Pelengkap |
|---|---|---|
| Penurunan bendera sore | Beskap krem dan celana senada | Songket cokelat, peci hitam, rangkaian melati |
| Detik-detik Proklamasi pagi | Melayu Teluk Belanga biru navy | Songket cokelat tembaga, peci hitam, ronce melati |
Teluk Belanga biru navy pada pagi hari
Sebelum memimpin upacara sore, Prabowo lebih dahulu menjadi inspektur upacara pada peringatan Detik-detik Proklamasi sekitar pukul 10.00 WIB. Dalam acara pagi itu, ia mengenakan busana Melayu Teluk Belanga berwarna biru navy dengan celana panjang sewarna.
Kain songket cokelat tembaga dikenakan pada bagian pinggang sebagai pelengkap pakaian adat tersebut. Prabowo juga menggunakan peci hitam dan kalung yang menyerupai ronce bunga melati.
Busana pagi itu sejalan dengan panduan pakaian untuk tamu pria yang menghadiri peringatan HUT Kemerdekaan Indonesia. Para tamu pria sebelumnya diimbau memakai busana Melayu Teluk Belanga, sedangkan tamu perempuan dianjurkan mengenakan pakaian adat daerah bernuansa merah dan putih.
Pilihan beskap krem pada sore hari memperlihatkan perubahan gaya tanpa meninggalkan unsur formal dan tradisional. Kedua busana tersebut sama-sama memadukan unsur Melayu, songket, peci, dan bunga melati dalam konteks upacara kenegaraan.
Kirab menuju Monas setelah upacara
Setelah bendera diserahkan kepada presiden, Bendera Merah Putih bersama teks proklamasi kembali dibawa oleh rombongan kirab. Rombongan itu bergerak menuju Monumen Nasional atau Monas setelah rangkaian upacara di Istana Merdeka ditutup.
Menurut CNN Indonesia, prosesi sore berlangsung khidmat hingga bendera berhasil diturunkan dan diserahkan kepada Prabowo. Upacara tersebut menjadi penutup rangkaian penghormatan di Istana Merdeka dalam peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Indonesia.
Dengan memimpin upacara pagi dan sore, Prabowo menjalankan peran sebagai inspektur pada dua tahapan penting peringatan kemerdekaan. Pergantian dari Teluk Belanga biru navy ke beskap krem menjadi salah satu detail yang tampak dalam rangkaian acara tersebut.






