Aveta Vanguard 250 menawarkan selisih harga yang sangat lebar dibanding Yamaha XMAX 250 di Malaysia. Skutik bergaya crossover ini dibanderol 14.488 Ringgit, sedangkan XMAX 250 berada pada harga 24.888 Ringgit.
Dengan biaya masuk lebih rendah, Vanguard 250 sudah membawa ABS dan traction control system atau TCS. Paket tersebut membuat persaingan di kelas skutik 250cc tidak hanya ditentukan oleh nama besar atau tampilan premium.
Perbedaan harga itu tidak serta-merta membuat Vanguard tertinggal dalam kelengkapan perangkat modern. Model 2026 ini memakai panel TFT layar sentuh 7 inci, windshield elektrik, Smartkey, serta port USB Type-A dan USB Type-C.
Yamaha XMAX 250 merespons dengan pendekatan yang berbeda melalui fitur konektivitas dan orientasi berkendara jarak jauh. Skutik ini dibekali kombinasi panel TFT dan LCD digital, Y-Connect, Garmin Connectivity, Smartkey, port USB Type-C, serta windshield elektrik.
Perbandingan Angka Utama
Data spesifikasi yang dimuat ridertua.com menunjukkan kedua skutik memakai basis mesin yang serupa. Keduanya menggunakan mesin satu silinder, SOHC empat klep, pendingin cairan, dan transmisi CVT otomatis.
| Aspek | Aveta Vanguard 250 | Yamaha XMAX 250 |
|---|---|---|
| Mesin | 244,3cc, 1 silinder, SOHC 4-klep | 249,8cc, 1 silinder, SOHC 4-klep |
| Tenaga | 24,8 hp pada 8.500 rpm | 22,5 hp pada 7.000 rpm |
| Torsi | 22,5 Nm pada 6.500 rpm | 24,3 Nm pada 5.500 rpm |
| Tangki BBM | 13 liter | 13 liter |
| Ground clearance | 160 mm | 135 mm |
| Harga di Malaysia | 14.488 Ringgit | 24.888 Ringgit |
Aveta Vanguard 250 menghasilkan tenaga 24,8 hp pada 8.500 rpm dan torsi 22,5 Nm pada 6.500 rpm. Angka tenaganya lebih tinggi daripada XMAX 250 yang mencatat 22,5 hp pada 7.000 rpm.
Namun, Yamaha XMAX 250 memiliki torsi lebih besar, yakni 24,3 Nm pada 5.500 rpm. Karakter ini menempatkan XMAX sebagai pilihan yang lebih menonjolkan dorongan pada putaran menengah.
Dua Karakter yang Berbeda
Vanguard 250 mengusung bodi besar bergaya adventure atau crossover dengan posisi duduk tegak dan windshield tinggi. Ground clearance 160 mm memperkuat arahnya sebagai skutik yang disiapkan untuk menghadapi kondisi jalan yang lebih beragam.
Bobot Vanguard tercatat 177 kg dengan tinggi jok 780 mm. Suspensi depannya menggunakan teleskopik, sementara bagian belakang memakai double shock dengan tabung atau sub-tank.
Roda depan Vanguard berukuran 15 inci dengan ban 120/70, sedangkan roda belakangnya memakai velg 14 inci dan ban 140/60. Pengereman cakram tersedia pada kedua roda untuk mendukung sistem ABS.
Di sisi lain, Yamaha XMAX 250 mempertahankan proporsi maxi-scooter dengan dek kaki luas dan fairing yang dirancang untuk memberi perlindungan angin. Lampu LED depan berbentuk X menjadi pembeda visual dari gaya adventure yang dibawa Vanguard.
XMAX memiliki bobot 183 kg, tinggi jok 805 mm, serta wheelbase 1.540 mm. Ground clearance-nya 135 mm, lebih rendah daripada Vanguard, sementara kapasitas tangki bahan bakarnya sama-sama 13 liter.
Untuk kaki-kaki, XMAX memakai suspensi teleskopik di depan dan double shock di belakang. Ukuran ban depannya 120/70-15, sedangkan ban belakangnya 140/70-14.
Fokus pada Kebutuhan Pengendara
Selain ABS dan TCS, Yamaha XMAX 250 juga membawa emergency stop signal atau ESS. Kelengkapan tersebut melengkapi fokus XMAX pada kenyamanan, konektivitas, dan penggunaan rute jarak jauh.
Aveta Vanguard 250 lebih menonjol bagi pengguna yang menginginkan tenaga lebih besar, tampilan crossover, dan fitur keselamatan dengan harga yang lebih rendah. Yamaha XMAX 250 tetap menawarkan daya tarik bagi pengendara yang memprioritaskan torsi, konektivitas, serta karakter berkendara maxi-scooter.






