Atletico Madrid menegaskan Julián Álvarez tidak masuk daftar pemain yang dapat dijual. Sikap tersebut disebut tetap berlaku sekalipun klub menerima tawaran hingga 200 juta euro untuk penyerang Argentina itu.
Ketegasan Atletico membuat peluang Barcelona mendapatkan Álvarez semakin tertutup. Di tengah penolakan itu, perhatian klub justru tertuju pada kondisi mental dan performa sang penyerang sepanjang musim.
Klausa Besar Menunjukkan Posisi Atletico
Álvarez memiliki klausul pelepasan senilai 500 juta euro dalam kontraknya bersama Atletico Madrid. Nilai itu menggambarkan besarnya keinginan klub mempertahankan pemain yang direkrut pada 2024 dengan durasi kontrak enam tahun.
Manajemen Atletico memandang Álvarez sebagai bagian penting dari rencana tim, bukan aset yang sedang disiapkan untuk dilepas. Miguel Ángel Gil Marín dilaporkan telah menyampaikan posisi tersebut secara jelas kepada pihak terkait.
Diego Simeone juga sejalan dengan kebijakan manajemen untuk mempertahankan pemain berusia 26 tahun itu. Dukungan dari pelatih menjadi penting karena Atletico masih mengandalkan kontribusi Álvarez di lini depan pada musim mendatang.
Barcelona dan Real Madrid Sama-sama Ditolak
Barcelona disebut pernah mengajukan tawaran 100 juta euro untuk mendatangkan Álvarez. Atletico langsung menolak proposal tersebut, meski klub Catalan itu memantau sang pemain sebagai salah satu opsi di lini serang.
| Klub Peminat | Nilai Tawaran | Sikap Atletico Madrid |
|---|---|---|
| Barcelona | 100 juta euro | Ditolak |
| Real Madrid | 150 juta euro | Ditolak |
Real Madrid juga pernah mengajukan penawaran lebih tinggi, yakni 150 juta euro. Namun, Atletico mengambil keputusan yang sama dan tidak membuka ruang negosiasi dengan rival sekotanya itu.
Penolakan terhadap dua klub besar Spanyol tersebut memperlihatkan bahwa harga bukan persoalan utama bagi Atletico saat ini. Klub tidak melihat penjualan Álvarez sebagai pilihan, meski minat terhadap pemain itu datang dari dua rival langsung.
Kekhawatiran Beralih ke Performa Pemain
Cadena SER melalui Carrusel Deportivo melaporkan bahwa kekhawatiran utama Atletico bukanlah ketertarikan Barcelona. Klub disebut lebih mencemaskan dampak ketegangan transfer terhadap penampilan Álvarez selama satu musim penuh.
“Kekhawatiran utama Atletico Madrid bukanlah Barcelona,” tulis laporan tersebut. “Kekhawatiran utama Atletico adalah musim yang akan dijalani Julian, dan apakah semua ini akan memengaruhinya sepanjang tahun.”
Álvarez dilaporkan masih menyimpan keinginan untuk meninggalkan Atletico. ESPN menyebut ia mengadakan pertemuan pribadi dengan Simeone pada Rabu untuk kembali menyampaikan niat tersebut.
Keinginan hengkang itu sebelumnya telah disampaikan Álvarez ketika ia membela Argentina di Piala Dunia 2026. Situasi ini menempatkan Atletico pada tantangan untuk menjaga komunikasi dengan pemain tanpa membiarkan isu transfer mengganggu suasana tim.
Atletico Membutuhkan Respons di Lapangan
Musim lalu, Álvarez mencetak 20 gol dari 49 pertandingan bersama Atletico Madrid. Ia juga hanya menghasilkan satu gol di Piala Dunia 2026, sehingga klub kini ingin membantunya mengembalikan level permainan terbaiknya.
Atletico akan memulai La Liga dengan menghadapi Málaga pada 19 Agustus 2026. Stabilitas skuad menjelang laga pembuka menjadi penting, terutama karena Álvarez masih diproyeksikan sebagai salah satu penyerang utama tim.
Dengan pintu transfer yang tetap tertutup, respons Álvarez di lapangan akan menjadi perhatian besar. Hubungannya dengan Simeone, manajemen, dan pendukung di Stadion Metropolitano berpotensi menentukan arah musim sang penyerang.






