Juventus mengeluarkan total 20 juta euro untuk mendatangkan Jhon Lucumi dari Bologna. Investasi tersebut langsung membuka kemungkinan perubahan susunan pemain di lini belakang menjelang musim 2026-2027.
Bek tengah asal Kolombia berusia 28 tahun itu menjadi rekrutan kelima Juventus pada bursa transfer musim panas ini. Kehadirannya memberi pelatih Luciano Spalletti pilihan tambahan untuk menyusun pertahanan tim asal Turin tersebut.
Perubahan paling terasa dapat menimpa sejumlah bek yang telah lebih dahulu berada di skuad Juventus. Juan Cabal disebut berpeluang dipinjamkan ke Bologna, sementara Daniele Rugani dan Federico Gatti termasuk pemain yang berpotensi meninggalkan klub.
Situasi itu membuat transfer Lucumi tidak hanya dipandang sebagai penambahan satu pemain. Kedatangannya juga dapat menjadi awal pergeseran peran serta komposisi bek Juventus untuk menghadapi agenda kompetisi yang padat.
Nilai Transfer dan Kontrak
Juventus dan Bologna menyepakati biaya tetap sebesar 18 juta euro untuk transfer Lucumi. Kesepakatan tersebut turut memuat bonus senilai 2 juta euro yang membuat nilai totalnya mencapai 20 juta euro.
| Rincian | Nilai atau Durasi |
|---|---|
| Biaya transfer pasti | 18 juta euro |
| Bonus transfer | 2 juta euro |
| Total nilai transfer | 20 juta euro |
| Durasi kontrak | Hingga 2031 |
| Gaji per musim | 3 juta euro |
Lucumi menyetujui kontrak berdurasi lima tahun yang akan mengikatnya hingga 2031. Ia juga dilaporkan menerima gaji sebesar 3 juta euro per musim selama membela Juventus.
Pemain yang sebelumnya pernah memperkuat Genk tersebut tiba di Turin pada Minggu, 16 Agustus 2026. Ia datang untuk menjalani tes medis di fasilitas J Medical sebelum menyelesaikan proses kepindahannya.
Keputusan Lucumi bergabung dengan Juventus disebut diambil setelah ia menolak lima tawaran dari klub lain. Pilihan itu menunjukkan bahwa proyek baru di bawah Spalletti menjadi tujuan yang dipilih sang bek.
Modal dari Piala Dunia 2026
Juventus menilai Lucumi setelah penampilannya bersama Kolombia di Piala Dunia 2026. Ia menjadi starter dalam lima pertandingan dan mengumpulkan total 479 menit bermain sepanjang turnamen.
Catatan akurasi umpannya mencapai 93 persen di Piala Dunia 2026. Angka tersebut memperlihatkan kemampuannya dalam mengalirkan bola dari lini belakang, sebuah aspek yang dapat memperkaya opsi permainan Juventus.
Profil tersebut memberi Spalletti bek tengah yang tidak hanya bekerja dalam duel pertahanan. Lucumi juga memiliki catatan distribusi bola yang kuat saat tampil untuk tim nasional Kolombia.
Namun, masuknya Lucumi membuat persaingan posisi bek semakin ketat. Juventus masih harus menentukan kelanjutan masa depan Cabal, Rugani, dan Gatti di tengah kemungkinan perombakan skuad.
Menjelang Musim Baru
Juventus akan membuka perjalanan Serie A 2026-2027 dengan menghadapi Frosinone pada Minggu, 23 Agustus 2026. Laga itu akan menjadi awal musim ketika susunan pertahanan baru berpeluang mulai diuji.
Selain kompetisi domestik, Juventus juga dijadwalkan tampil di Liga Europa musim ini. Tambahan jadwal tersebut membuat kedalaman pilihan di sektor belakang menjadi kebutuhan penting bagi Spalletti.
Kedatangan Lucumi memberi Juventus waktu singkat untuk membangun pemahaman baru sebelum musim dimulai. Keputusan mengenai pemain belakang lain akan menentukan seberapa besar perubahan yang benar-benar terjadi setelah transfer senilai 20 juta euro tersebut.






