Cristiano Ronaldo hanya berjarak 24 gol dari pencapaian 1.000 gol dalam karier profesionalnya. Angka itu menjadi target personal besar yang masih ingin ia tuntaskan sebelum menutup perjalanan panjangnya di lapangan.
Musim 2026/27 berpotensi menjadi kesempatan terakhir bagi Ronaldo untuk mengejar rekor tersebut. Penyerang veteran ini memberi isyarat bahwa musim itu mungkin menjadi penutup kariernya sebagai pesepak bola profesional.
Ronaldo menyampaikan kemungkinan tersebut dalam wawancara dengan Vogue. Ia menegaskan keinginannya untuk mengakhiri karier dengan pencapaian yang istimewa setelah lebih dari dua dekade bermain di level profesional.
“Ini mungkin jadi musim terakhir saya sebagai pesepakbola, dan saya ingin meninggalkan sesuatu yang luar biasa,” ujar Ronaldo. Pernyataan itu menempatkan upaya mengejar Target 1.000 Gol sebagai salah satu perhatian utama menjelang akhir kariernya.
Setiap gol yang dicetak Ronaldo pada periode mendatang akan memiliki makna lebih besar dari sekadar tambahan statistik. Selisih 24 gol membuat peluang mencapai angka 1.000 tetap terbuka apabila ia mampu menjaga produktivitasnya hingga musim 2026/27 berakhir.
Karier Panjang dan Pengorbanan
Karier profesional Ronaldo dimulai pada 2002 dan telah berjalan selama lebih dari 20 tahun. Dalam rentang itu, ia membela sejumlah klub papan atas, meraih berbagai trofi, serta mencatatkan banyak rekor individu.
Catatan gol menjadi salah satu elemen paling menonjol dalam perjalanan pemain asal Portugal tersebut. Ronaldo juga menyinggung pengorbanan besar yang menyertai masa pengabdiannya di sepak bola profesional.
“Sudah banyak pengorbanan saya di 25 tahun terakhir,” ungkapnya. Ucapan itu mencerminkan panjangnya proses yang telah dilalui Ronaldo untuk mempertahankan karier di level tertinggi.
Rencana Hidup Seusai Lapangan Hijau
Meski membuka kemungkinan pensiun, Ronaldo menyatakan tidak khawatir menghadapi perubahan rutinitas setelah berhenti menjadi atlet profesional. Ia mengaku sudah menyusun sejumlah agenda untuk mengisi kehidupan pada fase berikutnya.
“Saya sudah merancang masa depan saya. Ada begitu banyak hal yang akan menyibukkan saya hingga sulit untuk menyebutkan satu hal saja,” kata Ronaldo saat membahas rencana setelah sepak bola.
Menurutnya, masa transisi perlu dipersiapkan dengan serius karena sepak bola dapat meninggalkan ruang kosong besar dalam kehidupan sehari-hari. Ia menilai waktu setelah pensiun harus diisi oleh beragam kegiatan, bukan hanya satu aktivitas.
“Karena sepakbola bisa meninggalkan kekosongan yang besar, Anda harus mengisi waktu dengan berbagai cara, bukan hanya satu hal,” tambah Ronaldo. Pandangan tersebut menjadi dasar persiapannya menghadapi Pensiun Cristiano Ronaldo yang kemungkinan terjadi setelah musim 2026/27.
Bisnis, Perjalanan, dan Padel
Di luar sepak bola, Ronaldo memiliki sejumlah kegiatan bisnis yang dapat menyita waktunya setelah pensiun. Usahanya mencakup hotel, lini busana CR7, serta kepemilikan klub UD Almeria di Spanyol.
Ia juga ingin memperluas waktu untuk aktivitas personal yang selama ini terbatas oleh tuntutan sebagai pesepak bola. Perjalanan, hiburan, serta menonton dan bermain padel termasuk kegiatan yang disebut ingin lebih dinikmatinya.
“Lebih banyak bersenang-senang, lebih banyak bepergian, menonton dan bermain padel, olahraga yang sangat saya sukai, serta terus menikmati apa yang telah saya hasilkan,” papar Ronaldo. Namun sebelum memasuki fase itu, perhatian akan tetap tertuju pada 24 gol yang dapat melengkapi catatan 1.000 golnya.






