Ritual Shravan Berujung Tragedi, Tiang Listrik Roboh Tewaskan 7 Umat di Bihar

Sedikitnya tujuh umat Hindu meninggal dunia setelah sebuah tiang listrik roboh di kompleks Kuil Ashok Dham, Lakhisarai, Bihar, India timur. Lebih dari 12 orang lainnya mengalami luka dan dibawa ke rumah sakit untuk memperoleh penanganan medis.

Tragedi itu terjadi ketika kawasan kuil dipadati pengunjung yang menjalankan ritual persembahan air kepada Dewa Siwa pada bulan suci Shravan. Dugaan sengatan listrik di tengah kerumunan kemudian memicu kondisi yang menyerupai desak-desakan.

Korban Ditangani di Rumah Sakit

Pejabat sipil Shailendra Kumar menyatakan lebih dari selusin korban telah dilarikan ke rumah sakit setelah kejadian tersebut. Rekaman yang ditayangkan kantor berita ANI memperlihatkan kerabat korban berkumpul di rumah sakit, sementara petugas membawa orang-orang yang memerlukan pertolongan.

RincianInformasi
LokasiKuil Ashok Dham, Lakhisarai, Bihar, India timur
Korban meninggalSedikitnya 7 orang
Korban lukaLebih dari 12 orang
Dugaan pemicuTiang listrik roboh dan sengatan listrik

Pemerintah Bihar menyampaikan belasungkawa atas korban jiwa dalam insiden itu. Kepala Menteri Bihar Samrat Choudhary menyebut peristiwa di Ashok Dham sebagai kejadian yang tragis dan memilukan.

Melalui unggahan di X, Choudhary mengatakan, “Insiden di Ashok Dham di Lakhisarai sangat tragis dan memilukan. Saya sangat terpukul mendengar kabar meninggalnya para umat dalam kecelakaan tersebut.”

Ia juga menyampaikan simpati kepada keluarga korban dan meminta korban luka mendapat perawatan yang tepat serta segera. Penanganan medis menjadi perhatian utama setelah insiden terjadi di lokasi ibadah yang sedang ramai dikunjungi.

Polisi Masih Memverifikasi Penyebab

Pejabat kepolisian senior Shivam Kumar mengatakan pihaknya menerima laporan mengenai tiang listrik yang jatuh di area kuil. Tiang tersebut diduga membuat sejumlah orang tersengat listrik sebelum kepanikan terjadi di tengah pengunjung.

“Dikatakan bahwa sebuah tiang listrik jatuh di sana dan orang-orang tersengat listrik, yang kemudian menyebabkan situasi seperti desak-desakan,” kata Shivam Kumar kepada ANI. Namun, kepolisian belum menetapkan penyebab pasti karena seluruh informasi masih dalam tahap verifikasi.

Pemeriksaan otoritas setempat akan menelusuri hubungan antara robohnya tiang listrik, dugaan sengatan, dan kepanikan yang muncul di dalam kompleks kuil. Rangkaian kejadian tersebut penting untuk menjelaskan bagaimana kecelakaan itu menimbulkan banyak korban dalam waktu singkat.

Kuil Dipadati Umat pada Bulan Shravan

Menurut laporan Al Jazeera, insiden berlangsung pada Senin saat banyak pengunjung berada di kompleks kuil. Mereka datang untuk mempersembahkan air kepada Dewa Siwa dalam rangkaian ibadah bulan Shravan, salah satu periode penting bagi umat Hindu.

Kerumunan besar dapat memperbesar risiko ketika terjadi gangguan mendadak di area terbatas. Dalam kejadian di Kuil Ashok Dham, dugaan sengatan listrik dan kepanikan menjadi dua hal yang sedang diperiksa pihak berwenang.

Kecelakaan di tengah kegiatan keagamaan bukan hal baru di India, negara yang kerap menyelenggarakan pertemuan ibadah dengan jumlah pengunjung sangat besar. Tahun lalu, 30 orang meninggal dalam festival Maha Kumbh ketika puluhan juta orang berkumpul untuk mandi di perairan yang dianggap suci.

Peristiwa di Bihar menambah perhatian terhadap keselamatan pengunjung di lokasi ibadah yang padat, terutama saat ritual keagamaan berlangsung. Penyebab pasti tragedi di Ashok Dham masih menunggu hasil verifikasi otoritas setempat.

Baca Juga